GMEGood Morning Everyone dan Fiersa Besari rilis EP Kalah, kisah cinta yang harus direlakan. (Foto: GME)

JAKARTA – Good Morning Everyone (GME) resmi merilis EP terbaru bertajuk “Kalah” di seluruh platform musik digital. Berkolaborasi dengan Fiersa Besari, EP ini menghadirkan empat lagu yang mengisahkan tentang salah, kalah, menerima, hingga merelakan hubungan yang tak lagi berjalan searah.

EP “Kalah” terdiri dari empat lagu, yakni “Salah”, “Ia”, “Salah (Acoustic Version)”, dan “Ia (Acoustic Version)”. Jika “Salah” bercerita tentang seseorang yang selalu dianggap keliru di mata pasangannya, “Ia” menghadirkan sudut pandang berbeda tentang perpisahan.

Melalui “Ia”, GME mengajak pendengar memahami bahwa sebuah hubungan terkadang harus berakhir bukan karena salah satu pihak sepenuhnya bersalah. Perpisahan dapat terjadi ketika dua orang menyadari bahwa mereka tidak lagi berjalan menuju arah yang sama.

“‘Ia’ adalah tentang menerima bahwa tidak semua hal harus dipaksakan untuk bertahan. Ada hubungan yang akhirnya perlu dilepaskan, bukan karena rasa sayangnya tidak ada, tetapi karena kami sadar arah yang dituju sudah berbeda,” kata GME dalam siaran pers kepada Celebdaily.id, Senin (7/9/2026).

Kehadiran dua versi akustik dalam EP “Kalah” menjadi cara GME dan Fiersa Besari menempatkan cerita sebagai pusat pengalaman mendengarkan. Aransemen yang lebih sederhana memberikan ruang lebih besar bagi lirik dan emosi untuk terasa lebih dekat dengan pendengar.

“Kami merasa cerita dalam EP ini akan lebih kuat ketika dibawakan dengan sederhana, seperti mendengarkan seseorang bercerita secara langsung tanpa banyak ornamen,” kata GME.

Kolaborasi GME dan Fiersa Besari

Kolaborasi GME bersama Fiersa Besari mempertemukan karakter lirik GME yang dekat dengan keseharian dengan kepekaan Fiersa dalam bertutur. Keempat lagu dalam EP ini kemudian menjadi rangkaian cerita tentang proses menghadapi kekalahan, mengakui kesalahan, menerima keadaan, hingga belajar merelakan.

Meski mengangkat pengalaman yang personal, tema tersebut terasa dekat dengan banyak orang yang pernah menghadapi hubungan yang tidak lagi memiliki tujuan yang sama. “Kalah” pun menjadi pengingat bahwa melepaskan tidak selalu berarti kehilangan, tetapi terkadang menjadi cara untuk menerima kenyataan dan melanjutkan perjalanan.

Bagi GME, “Kalah” juga menjadi bagian dari perjalanan kreatif mereka sebagai grup pop alternatif asal Semarang. GME beranggotakan Sani (vokal), Daniel (gitar), Erwin (keyboard), Dani (bass), dan Yuli (gitar).

Pada 2016, GME pernah masuk nominasi AMI Awards dalam kategori produksi musik terbaik melalui lagu “Move On”. Grup ini kemudian tampil sebagai salah satu guest star di Zandari Festival, Korea Selatan, pada Desember 2023.

GME juga telah merilis sejumlah single, di antaranya “Tunggu Aku” (2018), “Secepat Mungkin” (2018), dan “Bukan Begitu Caramu” (2020). Sebelumnya, mereka juga merilis EP “Lusi” pada 2021 dan album penuh “Bapak” pada 2024.

Pada 2026, GME kembali memperluas perjalanan musiknya melalui kolaborasi bersama Fiersa Besari. EP “Kalah” kini telah tersedia di seluruh platform musik digital dan menjadi karya terbaru GME dalam merangkai cerita tentang cinta, kehilangan, penerimaan dan keberanian untuk merelakan.

Jangan lupa, ikuti terus berita update di Celebdaily.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *