JAKARTA – Aruma resmi merilis EP terbaru bertajuk “Dan Ternyata Aku Cukup”, sebuah karya personal yang merekam berbagai fase dan perasaan yang dialaminya dalam beberapa tahun terakhir. Berisi lima lagu, EP ini menjadi perjalanan Aruma untuk belajar menerima diri sendiri dan memahami bahwa dirinya tidak perlu terus-menerus membuktikan nilai kepada orang lain.
Sebelum merilis EP, Aruma terlebih dahulu menghadirkan single “Jalan Buntu” yang kemudian menjadi salah satu bagian dari karya terbarunya. EP “Dan Ternyata Aku Cukup” dikerjakan selama kurang lebih satu tahun dan terdiri dari lima lagu, yakni “Pura-Pura Hidup Lagi,” “Jalan Buntu,” “Senyum Pada Sepi,” “Semoga Nanti” dan “Bulan Separuh.”
Bagi Aruma, kelima lagu tersebut bukan sekadar kumpulan karya musik, tetapi menjadi representasi dari fase dan perasaan berbeda yang ia alami. Setiap lagu membawa cerita tersendiri, tetapi ketika disatukan, semuanya memiliki benang merah tentang proses belajar merasa cukup dengan diri sendiri.
“Aku merasa EP ini bukan cuma kumpulan lagu, tapi seperti potongan-potongan buku harian yang akhirnya bisa aku bagikan ke orang lain,” kata Aruma tentang karya barunya ini, dalam siaran pers kepada Celebdaily.id, Rabu (9/9/2026).
Menariknya, tidak semua lagu dalam EP tersebut lahir dari pengalaman yang sama. Sebagian cerita telah lama disimpan Aruma, sementara lainnya berasal dari pengalaman yang relatif baru.
“Ada beberapa cerita dan perasaan yang memang sudah lama aku simpan dan akhirnya menemukan bentuknya lewat lagu, tapi ada juga lagu yang lahir dari pengalaman yang relatif baru. Menariknya, ketika semua lagu dikumpulkan, aku baru sadar kalau ternyata semuanya sedang menceritakan perjalanan yang sama,” ucapnya.
Judul “Dan Ternyata Aku Cukup” juga menjadi kesimpulan yang diperoleh Aruma setelah melewati sebuah fase tentang rasa cukup. Melalui karya ini, ia menyadari bahwa dirinya tidak perlu terus-menerus menjadi versi tertentu hanya demi mendapatkan penerimaan dari orang lain.
“Dulu aku sering merasa harus menjadi versi tertentu dari diriku supaya bisa dicintai, dipilih atau dianggap cukup oleh orang lain. Tapi, kalimat “dan ternyata aku cukup” memberiku kesadaran lain, yaitu tidak menjadikan kekurangan sebagai alasan untuk terus meragukan diri sendiri,” ucapnya.
Dari Bertumbuh Menuju Berdamai dengan Diri
Dibandingkan EP sebelumnya, “Bertumbuh”, Aruma merasa karya terbarunya hadir dengan pendekatan yang lebih personal dan introspektif. Jika sebelumnya ia banyak mempertanyakan siapa dirinya dan ke mana harus melangkah, kini Aruma mulai menemukan jawaban melalui penerimaan terhadap dirinya sendiri.
“Kalau dulu aku banyak bertanya, ‘Aku harus menjadi siapa?’ atau ‘Aku harus ke mana?’, sekarang aku mulai sampai di titik aku bisa bilang, ‘Mungkin aku tidak perlu menjadi siapa-siapa selain diriku sendiri,’” katanya.

Secara musikal, Aruma juga merasa lebih berani mengeksplorasi warna yang lebih intim dan dekat dengan cerita yang ingin disampaikan. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari fase baru yang ingin ia tunjukkan melalui EP ini.
Jeda dua tahun dari EP sebelumnya menjadi bagian dari perjalanan Aruma dalam mencari pengalaman hidup. Ia merasa membutuhkan waktu untuk menjalani berbagai hal sebelum mampu menceritakannya dengan jujur melalui musik.
“Jadi, jeda ini sebenarnya bukan karena aku berhenti berkarya, tapi karena aku sedang menjalani hidup dan mengumpulkan cerita. Dan ketika akhirnya aku merasa punya sesuatu yang ingin aku sampaikan, lagu-lagu ini datang dengan sendirinya,” ucapnya.
Ia kembali menambahkan, “Kalau di tahun 2024, aku merilis EP dan album hanya selang beberapa bulan, kali ini, aku tidak memaksakan diri untuk mengulang pola yang sama. Aku lebih ingin menikmati setiap proses dan memastikan setiap karya yang keluar memang punya cerita dan alasan untuk hadir.”
Perjalanan tersebut juga diharapkan Aruma dapat dirasakan oleh para pendengar ketika menikmati “Dan Ternyata Aku Cukup”. Ia ingin setiap orang menemukan sedikit bagian dari dirinya sendiri di dalam lagu-lagu yang dihadirkan.
“Mulai dari mereka yang sedang berusaha ‘Pura-Pura Hidup Lagi’, merasa berada di ‘Jalan Buntu’, belajar berdamai lewat ‘Senyum Pada Sepi’, masih menyimpan harapan dalam ‘Semoga Nanti’, hingga mereka yang pernah merasa seperti ‘Bulan Separuh’ alias belum benar-benar merasa utuh,” katanya.
Aruma menambahkan, “Aku juga hanya ingin bilang, tidak apa-apa kalau prosesnya panjang dan hari ini masih merasa bingung, belum sembuh atau belum tahu harus ke mana. Semoga setelah mendengarkan EP ini, kalian juga bisa sampai di satu titik saat kalian bisa berkata pada diri sendiri: ‘dan ternyata, aku cukup.’”
EP terbaru Aruma, “Dan Ternyata Aku Cukup”, sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital mulai 3 September 2026. Karya ini menjadi ruang bagi Aruma untuk membagikan perjalanan personalnya sekaligus mengajak pendengar percaya bahwa setiap orang memiliki proses masing-masing untuk akhirnya berdamai dan merasa cukup dengan dirinya.

