JAKARTA – Christie menghadirkan cerita personal tentang cinta dan perjalanan menemukan self love melalui lagu dan video musik “bunga bunga di barcelona”. Lagu tersebut menjadi bagian dari era baru Christie setelah lima tahun berkarier sebagai penyanyi di Indonesia.
Video musik “bunga bunga di barcelona” resmi tayang pada 26 Agustus 2026, sementara lagunya telah dirilis pada 19 Agustus 2026. Dalam karya ini, Christie menggunakan konsep “The Yellow Dress Theory”, sebuah tren internet yang mengaitkan warna kuning dengan momen cinta, optimisme dan romantisme.
Bagi Christie, warna kuning memiliki makna yang sangat personal. Ia teringat pada sebuah momen ketika mengenakan atasan berwarna kuning yang kemudian menjadi bagian dari kisah cintanya dan kembali dihadirkan dalam lirik lagu melalui penggalan “kenapa kuning jawabnya”.
Atasan berwarna kuning yang digunakan Christie dalam video musik tersebut juga merupakan pakaian yang pernah ia kenakan ketika mengalami salah satu momen paling berharga di Barcelona. Detail sederhana itu kemudian menjadi bagian dari cerita yang ia tuangkan ke dalam musik.
Barcelona dan Kisah Cinta Christie
“bunga bunga di barcelona” bercerita tentang pengalaman menemukan cinta yang ternyata jauh melampaui ekspektasi. Melalui lirik “hanya setangkai bunga yang kuminta, tapi kau beri seluruh tamannya”, Christie menggambarkan perasaan ketika seseorang memberikan sesuatu yang jauh lebih indah dari apa yang pernah dibayangkan.
Barcelona pun memiliki tempat khusus dalam perjalanan lagu tersebut. Lagu ini lahir ketika Christie berada di Barcelona dan merasakan perasaan cinta yang begitu besar, bahkan sebagian liriknya ditulis secara spontan ketika ia masih menikmati liburan di kota tersebut.
Christie menceritakan pengalaman personal yang membuat Barcelona begitu berarti baginya. “Yang bikin Barcelona personal banget buat aku sebenernya bukan cuma kotanya. He literally flew all the way there to ask me to be his girlfriend in one of the world’s most beautiful flower gardens, Park Guell dan lucunya waktu itu kita belum tahu perjalanan ini bakal membawa kita ke mana,” katanya, dalam rilis yang diterima Celebdaily.id, Minggu (13/9/2026).

Christie kembali menambahkan, “Ternyata, Barcelona jadi awal dari semuanya. Jadi pas nulis lagu ini, rasanya kayak aku lagi menyimpan versi kecil dari momen itu ke dalam lagu dan setiap kali aku menyanyikan lagu ini, aku serasa memerakan kembali momen yang begitu indah pada saat itu.”
“bunga bunga di barcelona” juga menjadi bagian dari perjalanan Christie memperkenalkan kembali dirinya setelah lima tahun berkarier di industri musik Indonesia. Sebelumnya, ia menghadirkan “Love Again” dengan cerita tentang keberanian membuka hati dan “Obsesi” yang memperlihatkan sisi lebih fun, dinamis dan berani mengeksplorasi karakter.
Christie Hadir dengan Sisi Lebih Bebas
Dalam penggarapan “bunga bunga di barcelona”, Christie berkolaborasi dengan Trinity Optima Production untuk mengembangkan produksi dan karakter musik yang mampu menangkap nuansa cinta yang ringan, hangat dan menyenangkan. Pengalaman personal Christie di Barcelona kemudian diterjemahkan menjadi karya yang diharapkan terasa dekat dengan pendengarnya.
Eksplorasi tersebut berlanjut melalui mini album debut The Love Cycle. Christie hadir dengan sound, look dan personality yang lebih bebas, ceria, playful, penuh warna, serta lebih berani menunjukkan dirinya apa adanya.
“Sekarang aku merasa lebih bebas untuk menunjukkan personality aku, aku pengen orang lain bisa lihat Christie yang memang seperti karakter Christie sebenarnya, lebih fun, lebih playful, colorful dan nggak terlalu mikirin harus terlihat seperti apa,” ujar Christie.
The Love Cycle menjadi penanda lima tahun perjalanan Christie sebagai penyanyi. Mini album tersebut berisi lima lagu, yakni “Love Again”, “Obsesi”, “bunga bunga di barcelona”, “dear pisces girlies”, dan “rahasia”. Melalui mini album tersebut, Christie mengeksplorasi berbagai fase dalam perjalanan cinta, mulai dari jatuh cinta, kebahagiaan, obsession, crush, heartbreak, hingga proses menemukan diri sendiri kembali. Setiap lagu membawa cerita dan warna yang berbeda karena menurut Christie, setiap orang memiliki love cycle masing-masing dan tidak selalu melewati setiap fase dalam urutan yang sama.

Video musik “bunga bunga di barcelona” disutradarai oleh duo kakak beradik Nicole Effendy dan Rachel Effendy. Keduanya menerjemahkan dunia The Love Cycle melalui permainan warna, visual, koreografi dan storytelling yang penuh detail.
Nicole dan Rachel telah berkarya selama lebih dari 20 tahun di industri hiburan, fashion, luxury dan teknologi, dengan pengalaman bekerja di Amerika dan Asia. Keduanya pernah dipercaya sebagai Creative Director untuk sejumlah platform besar seperti Netflix, Prime Video, HBO, dan Disney, serta terlibat dalam berbagai proyek internasional dan lokal.
Nicole dan Rachel menjelaskan alasan mereka menggunakan mesin cuci sebagai elemen utama dalam video musik tersebut. “Setelah mendengarkan cerita Christie tentang cinta dan berbagai fase yang ia alami, kami langsung merasa bahwa mesin cuci bisa menjadi simbol yang tepat untuk menggambarkan love cycle – kita bisa berputar melewati banyak perasaan, sampai akhirnya kembali menemukan diri sendiri. Dari situ, kami membangun dunia The Love Laundromat yang cerah, playful dan penuh detail untuk menangkap sisi Christie yang jenaka dan fun. Kami ingin membawa energi tersebut ke dalam set, koreografi dan styling, termasuk sentuhan ‘rese-maxxing’ yang membuat setiap detail terasa quirky dan playful,” ujar Nicole Effendy dan Rachel Effendy.
The Love Cycle bukan hanya bercerita tentang pengalaman cinta Christie. Mini album tersebut juga mengangkat perasaan yang bisa dirasakan banyak orang, termasuk tentang jatuh cinta, menemukan kebahagiaan yang tidak disangka, hingga kembali menemukan diri sendiri.
“bunga bunga di barcelona” telah dirilis pada 19 Agustus 2026, sedangkan “dear pisces girlies” dan “rahasia” akan segera dirilis. Sementara itu, The Love Cycle dijadwalkan resmi dirilis pada 8 Oktober 2026.

