JAKARTA – Justin Trudeau mendirikan perusahaan produksi film dan televisi miliknya sendiri. Mantan Perdana Menteri Kanada itu mendirikan Hope and Hard Work bersama Katie Telford, di tengah hubungannya dengan penyanyi pop Katy Perry.
Justin dan Katie menyampaikan pernyataan bersama mengenai perusahaan baru tersebut. Keduanya ingin menjadikan cerita sebagai sarana untuk mendekatkan orang-orang di tengah dunia yang semakin terpecah.
“Di saat dunia terasa semakin terpecah, kami percaya pada kekuatan cerita yang hebat untuk mendekatkan orang-orang,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Minggu (13/9/2026).
Keduanya juga menekankan nilai-nilai yang ingin mereka bawa melalui perusahaan tersebut. Sebagai perusahaan asal Kanada, mereka ingin mengedepankan kebaikan, optimisme, keterbukaan, serta keyakinan terhadap satu sama lain dalam setiap karya yang dibuat.
“Sebagai perusahaan Kanada, kami memiliki kesempatan untuk membawa nilai-nilai seperti kebaikan, optimisme, keterbukaan, dan keyakinan terhadap satu sama lain ke dalam setiap karya yang kami buat, dari mana pun ceritanya berasal dan di mana pun nantinya cerita tersebut menemukan penontonnya,” ucapnya.
Hope and Hard Work telah memiliki sejumlah proyek yang sedang dikembangkan. Beberapa di antaranya adalah Closer by Sea, adaptasi dari buku karya Perry Chafe, serta adaptasi novel Detective Aunty karya Uzma Jalaluddin.
Perusahaan tersebut akan mengembangkan dan memproduksi berbagai proyek dalam sejumlah format. Bidangnya mencakup film, televisi, audio, hingga pengalaman hiburan secara langsung.
Justin Trudeau dan Katy Perry Mulai Berkencan pada 2025
Justin mulai berkencan dengan Katy Perry pada 2025, tidak lama setelah penyanyi tersebut berpisah dari aktor Orlando Bloom. Hubungan keduanya kemudian menjadi perhatian publik.
Baru-baru ini, Katy mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa gugup ketika Justin, yang kini berusia 54 tahun, datang menyaksikan salah satu konsernya di Montreal.
Saat menghadiri pemutaran VIP Katy Perry: The Lifetimes Tour — Live from Paris, Katy mengatakan kepada Us Weekly bahwa dirinya biasanya selalu berusaha menciptakan pengalaman istimewa bagi para penggemar. “Saya selalu menciptakan pengalaman yang sangat istimewa untuk para penggemar,” ujarnya.
Katy mengaku biasanya tidak mudah merasa gugup ketika tampil. Menurutnya, rasa gugup biasanya hanya muncul pada konser pertama karena banyak hal yang harus dipersiapkan dan ia ingin semuanya berjalan dengan baik.
“Tapi biasanya saya tidak merasa gugup. Mungkin saya sedikit merasa gugup pada pertunjukan pertama karena semua hal harus disatukan dan karena media sosial, Anda tentu ingin semuanya berjalan dengan baik,” katanya.
Namun, situasinya berbeda ketika Justin hadir di konsernya di Montreal. Katy mengaku merasakan energi yang berbeda hingga sulit untuk melihat ke arah Justin.
“Tapi di Montreal, kalian tahu, ini adalah tur. Ini adalah Lifetimes Tour. Ketika film dokumenternya dirilis, kalian mungkin akan melihat saya dari sisi yang berbeda. Di Montreal, saya seperti, ‘Saya tidak bisa melihat dia.’ Energinya sangat terasa,” katanya.
Katy Perry Tak Ingin Menjalani Hidup dengan Penyesalan
Katy juga mengungkapkan keinginannya untuk menjalani hidup tanpa penyesalan. Pelantun lagu-lagu populer itu mengatakan dirinya memilih menikmati kehidupan sepenuhnya meski banyak orang sempat meragukan dirinya di awal tur.
“Saya rasa di awal tur ini, dari sudut pandang orang-orang di luar, semua orang yang ingin memberikan pendapat, ada banyak orang yang bertaruh melawan saya, di awal sekali, dan ini dan itu. Saya bersenang-senang,” ujarnya.
Katy menegaskan bahwa dirinya ingin menjalani seluruh kehidupannya tanpa terlalu memikirkan penilaian orang lain. Ia bahkan ingin memanfaatkan setiap kesempatan yang datang dan memastikan tidak ada hal yang membuatnya menyesal di kemudian hari.
“Saya menjalani seluruh hidup saya. Kalian mau menyebut saya ratu hal-hal yang memalukan? Saya akan menikmati setiap tetes dari semua buah yang ada dalam kehidupan ini. Saya tidak akan pernah memiliki penyesalan. Saya akan mencoba semua kemungkinan yang ada. Saya akan menjalani hidup saya sepenuhnya. Saya tidak takut,” katanya.

