JAKARTA – Amanda Seyfried mengaku sangat ingin bekerja dengan Lin-Manuel Miranda hingga langsung menerima tawaran proyek tanpa mengetahui detail ceritanya. Aktris berusia 40 tahun itu menyebut pengalaman tersebut sebagai salah satu momen terbaik dalam hidupnya.
Amanda membintangi film musikal terbaru Octet yang disutradarai oleh Lin-Manuel Miranda, bersama Rachel Zegler, Sheryl Lee Ralph dan Phillipa Soo. Dalam wawancara dengan People, Amanda mengungkapkan ketertarikannya pada proyek ini murni karena sosok Lin-Manuel Miranda.
“Saya bahkan tidak tahu persis proyeknya seperti apa. Saya hanya tahu Lin-Manuel Miranda sedang membuat film baru dan itu adalah musikal,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Senin (27/4/2026).
Ia mengaku langsung menyatakan kesediaannya sebelum mendengar penjelasan lengkap. “Saya bilang, ‘Saya tidak peduli ini tentang apa. Saya ikut.’ Lalu dia berkata, ‘Biar saya jelaskan dulu.’”
BACA JUGA:
Sekuel Biopik Michael Jackson Mulai Dibahas, Cerita Dinilai Terlalu Kompleks untuk Satu Film
Amanda juga mengungkap bahwa konsep film yang mengusung musik a cappella sangat sesuai dengan dirinya.
“Ini a cappella dan saya memang seorang penyanyi. Itu yang saya cintai. Itu yang membuat saya bahagia dan bisa melakukannya sebagai pekerjaan adalah hal terbaik yang bisa saya bayangkan,” katanya.
Ia bahkan menyebut proses syuting sebagai salah satu pengalaman paling berkesan. “Beberapa momen terbaik dalam hidup saya terjadi minggu ini,” ujarnya.
Apresiasi untuk Rekan Sesama Aktor
Selain proyek barunya, Amanda juga sempat berbicara tentang kesuksesannya di film The Housemaid (2025) serta memuji lawan mainnya, Sydney Sweeney.
Ia mengapresiasi cara Sydney menghadapi tekanan popularitas yang besar. “Saya tidak iri dengan apa yang dia hadapi. Kami langsung akrab. Dia orang yang sangat baik dan tulus,” katanya.
Amanda juga menyoroti tekanan besar yang datang bersama ketenaran instan. “Sorotan media, baik positif maupun negatif, tetaplah sangat menyilaukan. Dan itu sesuatu yang tidak mudah dihadapi, apalagi di usia muda,” katanya.
BACA JUGA:
Anne Hathaway Merasa Relate dengan Karakter Andy di The Devil Wears Prada, Ini Perubahannya
Ia membandingkan situasi tersebut dengan pengalaman aktris lain seperti Lindsay Lohan, yang juga menghadapi tekanan serupa sejak usia muda.
Kisah Amanda Seyfried ini menunjukkan bahwa rasa kagum terhadap seorang kreator bisa menjadi alasan kuat dalam memilih proyek. Di sisi lain, hal ini juga mencerminkan dinamika tekanan yang dihadapi para aktor di industri hiburan.

