JAKARTA – Azwar, jebolan MasterChef Indonesia Season 12 menghadirkan buku kuliner bertajuk “Resep Sejuta Rasa” sebagai bentuk kecintaannya terhadap masakan Nusantara. Buku ini tidak hanya memuat resep, tetapi juga mengangkat cerita dan filosofi di balik berbagai hidangan tradisional Indonesia.
Menurut Azwar, konsep “Sejuta Rasa” menggambarkan kekayaan kuliner Indonesia yang memiliki jutaan menu dan resep dari beragam budaya. Ia menyebut buku ini ditujukan bagi pelaku usaha, UMKM, hingga peserta kompetisi memasak yang ingin memperdalam teknik dan wawasan kuliner.
“Karena rasa cinta saya dengan masakan Nusantara, dengan berbagai kultur dan cerita,” katanya kepada Celebdaily.id, Sabtu (16/5/2026).
BACA JUGA:
Men Djenggo Meninggal Dunia, Sang Pelopor Nasi Jinggo Tinggalkan Warisan Rasa untuk Indonesia
Resep dengan Cerita dan Nilai Sejarah
Azwar menjelaskan bahwa seluruh resep dalam buku dipilih berdasarkan penguasaan teknik, serta nilai sejarah yang dimiliki setiap hidangan. Ia juga menyisipkan cerita rakyat dan asal-usul makanan untuk memperkaya pengalaman pembaca.
“Resep-resep yang ditampilkan di buku adalah resep-resep yang saya kuasai dan mempunyai nilai sejarah yang tinggi, dengan menyatukan cerita dari masakan tersebut,” katanya.

Salah satu menu yang memiliki makna personal baginya adalah Bubur Pedas Melayu Deli. Hidangan tersebut pernah ia bawa saat mengikuti kompetisi nasional MasterChef Indonesia dan berhasil membawanya memenangkan tantangan.
“Menu ini adalah resep turun-temurun dari suku Melayu dengan sejarah cerita di dalam makanannya. Tidak hanya itu, menu ini membawa saya dalam memenangkan challenge,” ujarnya.
BACA JUGA:
Tips Sukses Bisnis Kuliner dari Chef Santo: Modal Bukan Segalanya, Konsistensi Kunci Utama
Mudah Dipelajari untuk Semua Kalangan
Azwar menilai, buku ini berbeda dari buku resep lain karena menyajikan dasar teknik memasak secara detail dan mudah dipahami. Ia menggunakan sistem gramasi agar pembaca bisa mengikuti resep dengan lebih akurat.
“Buku resep ini dengan mudah dipelajari karena memakai gramasi dengan metode gram tidak dengan takaran sendok makan atau sendok teh, karena setiap sendok memiliki lebar yang berbeda,” ucapnya.
BACA JUGA:
Black Box Competition Chef Expo 2026: Ujian Mental, Skill dan Kreativitas Chef Profesional
Pengalaman mengikuti MasterChef Indonesia juga memberi pengaruh besar terhadap lahirnya buku ini. Menurut Azwar, ajang tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan impiannya sebagai penulis buku kuliner.
“Sangatlah besar, karena dengan mengikuti MasterChef saya dapat mewujudkan mimpi saya yaitu buku yang saya tulis sendiri,” katanya.

