JAKARTA – Bella Hadid mengungkapkan perjalanan pribadinya untuk belajar lebih lembut dan menerima dirinya sendiri. Model berusia 29 tahun itu mengaku selama ini sering memberikan tekanan terlalu besar kepada dirinya sendiri.
Bella membagikan cerita tersebut dalam wawancara bersama Dazed Magazine bersamaan dengan peluncuran produk terbaru dari brand parfumnya, Orəbella, yaitu SOLARS Mists. Dalam wawancara itu, Bella mengatakan dirinya kini berusaha meninggalkan sisi yang terlalu keras terhadap diri sendiri dan mulai menerima sisi yang lebih lembut dalam hidupnya.
“Saya benar-benar percaya bahwa semakin lembut kita terhadap diri sendiri, dunia di sekitar kita juga mulai terasa lebih lembut,” ujar Bella, dikutip dari Female First, Rabu (24/6/2026).
Model tersebut mengakui bahwa proses itu tidak selalu mudah, terutama ketika harus keluar dari rutinitas pekerjaan dan kembali menikmati kehidupan pribadinya.
“Saya cenderung sangat keras terhadap diri sendiri. Jadi ketika harus menikmati musim panas dan menjadi perempuan yang lebih lembut, terkadang sulit untuk melepas ‘topeng kerja’ dan kembali menjadi diri sendiri lagi,” kata Bella.
“Tapi saya pikir sangat penting untuk bisa fokus pada hobi, pergi keluar dan melukis. Saya suka bermain tenis, berkuda, pergi ke rodeo, mengikuti balapan barrel race dan pertunjukan kuda, serta melakukan hal-hal yang saya cintai bersama orang-orang yang saya sayangi,” katanya.
Menurut Bella, menghabiskan waktu bersama keluarga menjadi salah satu cara yang membuat dirinya tetap merasa nyaman dan tenang.
“Menghabiskan waktu dengan saudara laki-laki saya, ayah saya, saudara perempuan saya, dan ibu saya, itulah yang benar-benar membuat saya tetap merasa lembut dan aman,” katanya.
Bella Hadid Belajar Menemukan Rumah dalam Dirinya Sendiri
Selain berbicara tentang penerimaan diri, Bella juga mengungkapkan bahwa aroma memiliki peran penting dalam membantunya merasa lebih stabil ketika sering bepergian. Ia mengaku sebelumnya sempat mengalami kesulitan memahami arti sebuah “rumah” dalam hidupnya.
“Saya rasa sepanjang hidup, saya kesulitan mencari tahu di mana sebenarnya rumah saya, terutama karena sejak muda saya sudah pergi jauh dari rumah,” kata Bella.
Meski begitu, Bella merasa beruntung karena selalu menemukan kenyamanan melalui hal-hal yang dekat dengannya.
“Saya beruntung karena rumah saya selalu ada pada kuda-kuda saya, sahabat saya, ibu saya, dan keluarga saya di California,” ujarnya.
Namun, kehidupannya berubah ketika pindah ke New York pada usia 17 tahun dan langsung menjalani kesibukan sebagai model internasional.
“Tapi setelah saya pindah ke New York pada usia 17 tahun, lalu langsung masuk ke dalam kesibukan dan hampir setiap hari berada di pesawat, saya tidak pernah merasa memiliki rumah. Itu sesuatu yang saya bicarakan dalam terapi karena menjadi hal yang sering saya perjuangkan,” kata Bella.
Seiring waktu, Bella mulai memahami bahwa kebahagiaan dan rasa aman tidak harus bergantung kepada orang lain atau sebuah tempat.
“Tapi selama beberapa tahun terakhir saya menyadari bahwa saya tidak ingin terus menaruh kebahagiaan atau arti rumah saya pada seseorang atau suatu tempat,” katanya.
“Saya ingin kebahagiaan dan rumah itu ada di dalam diri saya sendiri. Saya percaya rumah sebenarnya harus berada di dalam hati kita sendiri, sehingga kita bisa menjalani hidup dengan keyakinan bahwa kita selalu aman bersama diri sendiri,” kata Bella.

