Celine DionCeline Dion menangis, kembali tampil di panggung setelah enam tahun. (Foto: Female First)

JAKARTA – Celine Dion tak kuasa menahan air mata saat kembali ke panggung untuk menggelar konser penuh pertamanya dalam lebih dari enam tahun. Penyanyi berusia 58 tahun itu membuka konser residensinya di Plenitude Arena, Nanterre, Prancis, pada Sabtu (12/9/2026) dengan penuh emosi setelah melewati perjalanan panjang akibat pandemi Covid-19 dan kondisi kesehatan yang dialaminya.

Karier Celine sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, kemudian ia harus beristirahat setelah didiagnosis stiff-person syndrome, sebuah kondisi neurologis yang membuatnya harus mengurangi aktivitas di panggung. Kini, Celine kembali menjadi sorotan melalui konser pembuka dari total 26 pertunjukan yang akan digelar di Plenitude Arena.

Celine membuka pertunjukan dengan lagu “On Ne Change Pas”, tetapi hanya beberapa detik setelah lagu 1998 tersebut dimulai, ia harus berhenti karena emosinya tak terbendung. Ia terlihat menyeka air mata, kemudian meletakkan tangan di dada dan menyatukan kedua telapak tangannya.

Setelah berhasil mengendalikan emosinya, Celine menyelesaikan lagu tersebut sebelum melanjutkan dengan “Destin”. Ia kemudian mengambil waktu untuk menyampaikan pesan emosional kepada para penonton.

Berbicara dalam bahasa Prancis dan kemudian bahasa Inggris, Celine mengatakan, “Ada banyak dari kalian di sini malam ini yang datang dari berbagai penjuru dunia. Terima kasih banyak sudah datang. Jika ini adalah pertama kalinya kalian berada di Paris, saya berharap kalian jatuh cinta pada kota ini, sama seperti saya. Akhirnya, luar biasa sekali kita semua bisa bersama.”

Ia kembali mengatakan, “Saya sudah membuat janji. Saya berjanji untuk kembali, untuk kembali ke atas panggung. Jadi, di sinilah saya, bernyanyi untuk kalian dan bernyanyi untuk diri saya sendiri, bernyanyi tentang kehidupan!”

“Terima kasih banyak atas dukungan dan kesabaran kalian dan jika saya boleh mengatakan, saya menjadi diri saya sekarang karena kalian mencintai saya,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Senin (14/9/2026). Pidato tersebut kemudian menjadi pengantar bagi lagu hits Celine pada 1996, “Because You Loved Me”.

Celine Dion Persiapkan Diri untuk Kembali ke Panggung

Konser penuh terakhir Celine berlangsung di Prudential Center, New Jersey, pada Maret 2020, sebelum sisa rangkaian turnya dibatalkan akibat pandemi.

Pada 2022, Celine didiagnosis mengalami stiff-person syndrome yang langka dan bersifat progresif. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kekakuan otot, kejang, sesak napas, serta gangguan mobilitas.

Celine sebelumnya sempat kembali tampil di depan publik melalui Upacara Pembukaan Olimpiade Paris 2024. Pada tahun yang sama, ia juga tampil dalam acara 1001 Seasons of Elie Saab di Arab Saudi.

Pada Agustus lalu, pelantun “Think Twice” itu mengungkapkan bahwa dirinya menjalani berbagai persiapan menjelang konser residensinya. Ia mengonsumsi obat baru, menjalani terapi fisik dan vokal serta imunoterapi, ditambah latihan balet dan Pilates tiga kali seminggu untuk menjaga kondisi tubuhnya.

Dalam wawancara dengan majalah Harper’s Bazaar, Celine mengatakan, “Sudah begitu lama, saya ingin memberikan sesuatu kepada mereka untuk menunjukkan betapa saya merindukan mereka.”

Penyanyi yang baru-baru ini kembali menjadi sorotan publik melalui film dokumenternya, I Am: Celine Dion, juga menjelaskan alasan dirinya memilih terbuka mengenai perjalanan kesehatannya kepada para penggemar.

Ia mengatakan, “Mereka [para penggemar] membayar tiket. Mereka membeli rekaman saya. Mereka memberikan kemewahan itu kepada saya. Jadi, setidaknya yang bisa saya lakukan adalah memberi tahu mereka bahwa saya masih hidup.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *