Dolly PartonDolly Parton meninggal dunia di usia 80 tahun. (Foto: Female First)

JAKARTA – Dolly Parton, superstar musik country yang dikenal melalui lagu-lagu seperti Jolene, 9 to 5, dan I Will Always Love You, meninggal dunia pada usia 80 tahun. Penyanyi, penulis lagu, aktris dan filantropis tersebut meninggal pada Selasa (25/8/2026) setelah mengalami serangkaian masalah kesehatan yang sebelumnya membuatnya membatalkan sejumlah penampilan dan kegiatan publik.

Kabar duka tersebut disampaikan oleh keponakan Dolly, Bryan Seaver, melalui media sosial milik Dolly. Dalam sebuah video yang mengejutkan para penggemar, Bryan mengatakan bahwa Dolly telah memintanya untuk menyampaikan pengumuman tersebut sejak beberapa tahun lalu.

“Nama saya Bryan Seaver, putra dari Cassie Parton dan hari ini saya mewakili keluarga Parton dan Owens untuk mengumumkan kepergian bibi saya, Dolly Rebecca Parton Dean, saudara perempuan, Sis dan Granny bagi satu generasi, serta Gigi bagi generasi berikutnya.”

“Pengumuman melalui video ini adalah sesuatu yang sudah Dolly minta saya lakukan beberapa tahun lalu, sebelum saya benar-benar memahami bahwa suatu hari nanti hal tersebut akan menjadi kenyataan.”

Sebagai kepala keamanan Dolly selama lebih dari dua dekade, sebuah posisi yang sebelumnya dijalankan ayahnya, Larry, Bryan mengaku telah membayangkan betapa beratnya momen tersebut. Namun, ia baru benar-benar merasakan beratnya kehilangan itu setelah Dolly meninggal dunia.

“Sebagai kepala keamanannya selama lebih dari dua dekade, sebuah peran yang sebelumnya dijalankan ayah saya, Larry, saya sudah membayangkan beratnya momen ini, tetapi saya belum benar-benar merasakannya sampai sekarang.”

“Ini sebuah kehormatan, kehormatan yang bercampur dengan kebanggaan luar biasa dan kesedihan yang mendalam.”

Namun, Bryan menegaskan bahwa kesedihan bukanlah sesuatu yang dirasakan Dolly. “Namun, kesedihan itu ada pada kami, bukan pada Dolly. Dolly telah menjalani hidup dalam cahaya, yang tentunya telah disambut oleh Carl, kedua orangtuanya dan banyak orang lainnya yang telah menyaksikannya dan menantikan untuk bertemu dengannya di surga.”

Kabar meninggalnya Dolly datang hanya beberapa hari setelah ia berbicara secara terbuka mengenai kondisi kesehatannya. Saat itu, Dolly mengatakan bahwa dirinya tetap bertekad untuk bekerja meski sedang menjalani perawatan.

Dolly sebelumnya mengungkapkan bahwa ia sempat mengabaikan sejumlah masalah kesehatannya sendiri karena fokus merawat suaminya, Carl Dean, sebelum sang suami meninggal dunia pada usia 82 tahun pada Maret 2025, setelah hampir 60 tahun menikah.

Berbicara kepada People beberapa hari sebelum meninggal, Dolly mengatakan, “Saya sedang menghadapi beberapa masalah kesehatan yang sebelumnya tidak saya perhatikan karena saya fokus merawat Carl.”

Masalah kesehatan yang dialaminya belakangan ini antara lain pusing dan dehidrasi. Ia sebelumnya juga pernah membicarakan masalah yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh dan sistem pencernaannya.

Awal tahun ini, Dolly membatalkan enam pertunjukan dalam rangkaian residensi di Las Vegas. Pertunjukan tersebut awalnya dijadwalkan pada Desember 2025, sebelum kemudian ditunda hingga September 2026.

Pada Mei lalu, Dolly mengatakan kepada penggemar bahwa dirinya merespons pengobatan dan perawatan dengan baik, tetapi kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk kembali tampil.

“Kabar baiknya, saya merespons obat-obatan dan perawatan dengan sangat baik dan kondisi saya membaik setiap hari.”

Dolly juga sempat bercanda mengenai kondisinya dan tuntutan untuk tampil di atas panggung. “Dan tentu saja, saya tidak mungkin tampil dalam kondisi pusing sambil membawa banjo, gitar, dan sebagainya dengan sepatu hak setinggi lima inci—dan kalian tahu saya pasti akan memakainya.”

Enam Dekade Berkarya dan Warisan Dolly Parton

Kepergian Dolly terjadi kurang dari 18 bulan setelah meninggalnya Carl Dean. Setelah kepergian sang suami, Dolly merilis If You Hadn’t Been There sebagai bentuk penghormatan untuknya.

Dolly tetap aktif bermusik hingga tahun-tahun terakhir kehidupannya. Pada 2025, Dolly berkolaborasi dengan Sabrina Carpenter, 27, dalam versi terbaru lagu Please Please Please, yang dirilis dalam edisi deluxe album Sabrina, Short n’ Sweet. Keduanya juga tampil bersama dalam video musik lagu tersebut.

Karier Dolly berlangsung selama lebih dari enam dekade. Setelah membangun namanya di Nashville, ia menjadi salah satu penyanyi sekaligus penulis lagu paling berpengaruh dalam musik country, dengan karya seperti Jolene, Coat of Many Colors, dan I Will Always Love You yang menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.

I Will Always Love You kemudian menjadi hit dunia setelah dinyanyikan Whitney Houston untuk film The Bodyguard. Whitney meninggal dunia pada usia 48 tahun pada 2012.

Dolly juga berhasil menembus budaya pop arus utama melalui 9 to 5, lagu yang ditulis untuk film komedi bertema kehidupan pekerja dengan judul yang sama pada 1980. Dalam film tersebut, Dolly juga beradu akting dengan Jane Fonda (88) dan Lily Tomlin (86).

Lagu 9 to 5 berhasil menduduki posisi teratas tangga lagu Billboard Hot 100 sekaligus tangga lagu country. Lagu tersebut juga membuat Dolly meraih dua Grammy Awards dan nominasi Academy Award.

Karier aktingnya mencakup film The Best Little Whorehouse in Texas dan Steel Magnolias. Di luar musik dan film, Dolly mendirikan Dollywood di Tennessee serta Imagination Library, program literasi yang telah mendistribusikan ratusan juta buku kepada anak-anak.

Dolly tetap mengembangkan berbagai proyek baru meski menghadapi masalah kesehatan. Beberapa hari sebelum meninggal dunia, ia masih membicarakan rencana Life of Many Colors Museum di pusat kota Nashville, SongTeller Hotel, serta musikal Dolly: A True Original Musical yang akan datang. Ia juga sempat mempertimbangkan penampilan menggunakan avatar virtual karena aktivitas tur semakin sulit dilakukan.

Tahun-tahun terakhir Dolly juga diwarnai kolaborasi dengan generasi musisi yang lebih muda. Pada Januari, ia merilis versi baru Light of a Clear Blue Morning bersama Miley Cyrus, Queen Latifah, Lainey Wilson, Reba McEntire, dan David Foster.

Sepanjang kariernya, Dolly meraih 11 Grammy Awards dan masuk dalam Country Music Hall of Fame, Nashville Songwriters Hall of Fame, serta Rock and Roll Hall of Fame. Rolling Stone menempatkannya di posisi ke-27 dalam daftar 200 penyanyi terbaik sepanjang masa.

Bahkan hanya beberapa hari sebelum meninggal dunia, Dolly masih berbicara mengenai keinginannya untuk terus berkarya meski kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih. “Meski saya masih dalam proses pemulihan, saya tetap bekerja,” ucapnya, seperti dikutip Celebdaily.id dari Female First, Rabu (26/8/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *