Ade GovindaGloria Jessica dan Ade Govinda rilis album Blue., penantian 8 tahun terbayar. (Foto: MyMusic Records)

JAKARTA – Gloria Jessica dan Ade Govinda akhirnya merilis album perdana kolaborasi mereka bertajuk “Blue.” pada Jumat (2/10/2026), setelah melalui perjalanan selama delapan tahun. Album berisi 11 lagu tersebut membawa beragam cerita patah hati, mulai dari pengkhianatan, kehilangan, penantian hingga proses mengikhlaskan.

Perjalanan “Blue.” bermula pada 2018 ketika Ade Govinda mendekati Gloria Jessica dengan keinginan agar karya ciptaannya dinyanyikan oleh penyanyi tersebut. Menurut Ade, karakter suara Gloria paling sesuai untuk membawakan melodi dan lirik yang ia ciptakan.

Kolaborasi yang awalnya hanya direncanakan menghasilkan satu master lagu akhirnya berkembang menjadi sebuah album. Suara Gloria dinilai terlalu sayang jika hanya dipertemukan dengan karya Ade dalam satu lagu.

Bagi Gloria, perjalanan panjang tersebut memberikan pengalaman yang lebih luas dari sekadar proses menciptakan musik.

“Aku belajar banyak dari Kak Ade, bukan cuma sebagai kolaborator atau musisi, tapi juga tentang kehidupan, perjuangan dan karier,” kata Gloria Jessica ditemui Celebdaily.id saat peluncuran album “Blue.” di FX Sudirman, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Ade Govinda
Gloria Jessica dan Ade Govinda rilis album Blue., penantian 8 tahun terbayar. (Foto: Tuty Ocktaviany)

11 Cerita Patah Hati dalam “Blue.”

Judul “Blue.” diambil dari ungkapan feeling blue yang menggambarkan perasaan sedih dan murung. Konsep tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam lagu-lagu dengan beragam sudut pandang tentang pengkhianatan, penantian, kehilangan, hubungan yang menyesakkan hingga belajar mengikhlaskan.

“Album ini berisi 11 lagu patah hati dengan pendekatan yang berbeda-beda. Aku mengajak semua pendengar untuk menyimak seluruh lagunya. Menurutku, ini akan menjadi album tergalau sepanjang masa,” ujar Ade Govinda.

Album tersebut berisi “Terbelah Jadi Dua”, “Timpang”, “Dominasi”, “Baik-Baik”, “Jika Bertemu Lebih Cepat”, “Kepastian”, “Jika Kau Bukan Cinta”, “Tanpa Batas Waktu”, “Lebih Hati-Hati”, “Dominasi (Acoustic Version)”, serta “Blue.” yang berkolaborasi dengan Mads Wegner.

Ade menilai kekuatan Gloria mampu membawa pendengar masuk ke dalam emosi setiap lagu. “Bahkan orang yang tidak sedang patah hati pun, saat mendengar Gloria menyanyikan laguku, seakan-akan ikut mengalaminya,” kata Ade Govinda.

“Blue.” Jadi Perjalanan Personal Gloria Jessica

Di balik proses panjang pembuatannya, album ini memiliki makna personal bagi Gloria yang kehilangan ibunda tercinta menjelang perilisan “Blue.”. Di tengah duka tersebut, ia memandang album ini sebagai berkat yang hadir dari doa sang ibu.

“Album ini hadir layaknya sebuah berkat, meskipun dibalut kesedihan,” kata Gloria.

Proses produksinya pun dikerjakan secara serius. Mixing bahkan melewati belasan kali revisi pada setiap lagu agar ornamen musik dan pelafalan lirik dalam vokal Gloria terdengar jelas. “Kami mengerjakan album ini dengan hati yang bahagia, walaupun lagunya patah hati,” ucap Ade.

Ade berharap album tersebut dapat menjadi teman bagi mereka yang sedang melewati masa sulit dalam hubungan. “Jadikan album ini sebagai peneman patah hatimu,” kata Ade Govinda.

Gloria juga menyampaikan harapan agar karya tersebut dapat menemani berbagai fase kehidupan pendengarnya. “Semua orang layak mencintai dan dicintai sepenuhnya. Semua orang layak bahagia seutuhnya,” kata Gloria.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *