JAKARTA – JF3 Food Festival 2026 tidak hanya menghadirkan beragam kuliner Nusantara, tetapi juga membawa unsur seni dan budaya melalui rangkaian hiburan selama festival berlangsung. Di area Kampoeng Tempo Doeloe (KTD), pengunjung dapat menikmati live music, pertunjukan tradisional, hingga penampilan sejumlah musisi Indonesia.
Rangkaian hiburan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang lebih luas dalam menikmati festival kuliner. Makanan, musik dan seni tradisional dipertemukan dalam satu ruang sehingga kekayaan budaya Indonesia dapat dinikmati melalui berbagai bentuk.
Panggung utama KTD akan menghadirkan sejumlah musisi papan atas Indonesia. Kerispatih dijadwalkan tampil pada 22 Agustus 2026, disusul Judika pada 5 September 2026 dan Titi DJ pada 19 September 2026.
Selain musik populer, JF3 Food Festival 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan tradisional. Gambang Kromong dijadwalkan tampil pada 15 Agustus 2026, sementara Tari Jaipong hadir pada 16 Agustus dan 20 September 2026.
Pertunjukan Harmoni Sape juga menjadi bagian dari rangkaian acara pada 23 Agustus dan 6 September 2026. Sementara itu, Keroncong Sahadja dijadwalkan tampil pada 16, 23, dan 30 Agustus serta 6, 13, 20 dan 27 September 2026.
Live music juga hadir secara rutin dari Senin hingga Jumat mulai pukul 19.00. Kehadiran berbagai pertunjukan tersebut membuat festival tidak hanya menjadi ruang untuk menikmati makanan, tetapi juga menjadi tempat bertemunya musik dan budaya.
Kuliner sebagai Bagian dari Cerita dan Budaya
Konsep tersebut sejalan dengan tema “Lokarasa Nusantara”, yang menempatkan makanan bukan sekadar sebagai sajian. Setiap makanan memiliki cerita, tradisi, serta nilai budaya yang berkembang bersama masyarakat di daerah asalnya.
Kehadiran kuliner dari berbagai daerah juga memperlihatkan bagaimana makanan dapat menjadi medium untuk mengenalkan keberagaman Indonesia. Pengunjung dapat mengenal karakter suatu daerah melalui cita rasa dan sajian yang dibawa ke dalam festival.

Di sisi lain, keberadaan pelaku UMKM kuliner menjadi bagian penting dalam ekosistem tersebut. Festival kuliner dapat menjadi ruang pertemuan antara masyarakat dengan berbagai produk makanan sekaligus membantu memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada khalayak yang lebih luas.
JF3 Food Festival 2026 tidak hanya berbicara mengenai apa yang disantap, tetapi juga cerita di balik makanan yang hadir. Perpaduan kuliner, musik dan pertunjukan tradisional menjadi cara untuk merayakan keberagaman rasa sekaligus kekayaan budaya Indonesia.

