Jonas BrothersJonas Brothers bangga pada ibunda usai alami stroke, sebut Denise Jonas sosok superhero. (Foto: Female First)

JAKARTA – Jonas Brothers mengaku bangga pada sang ibu setelah terbuka mengenai pengalaman mengalami stroke. Mereka bahkan menyebut Denise Jonas sebagai sosok “superhero” dalam keluarga.

Denise Jonas, yang merupakan ibu dari Joe Jonas, Nick Jonas, Kevin Jonas dan Franklin Jonas, baru-baru ini mengungkapkan pengalaman medis yang dialaminya. Dalam wawancara bersama, Joe Jonas menyampaikan rasa bangganya terhadap sang ibu yang berani berbicara tentang kondisi kesehatannya.

“Dia telah melalui perjalanan yang cukup berat dan kami bangga karena dia merasa nyaman untuk membicarakannya. Saya yakin itu akan mendorong banyak orang di luar sana,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Jumat (24/4/2026).

Kevin Jonas juga memuji ibunya sebagai sosok yang kuat sekaligus panutan dalam kehidupan mereka. “Dia adalah perempuan yang sangat kuat dan seseorang yang luar biasa untuk kami teladani sepanjang hidup. Dia mengajarkan kami bukan hanya bagaimana bersikap terhadap perempuan, tetapi juga bagaimana menghormati perempuan. Ibu kami adalah superhero kami,” katanya.

BACA JUGA:

Zayn Malik Dirawat di Rumah Sakit, Batalkan Jadwal Promosi Album Konnakol

Sementara itu, Nick Jonas menyoroti peran penting sang ibu sebagai sistem dukungan dalam keluarga. “Kami telah melewati banyak momen penting jauh dari perempuan-perempuan luar biasa dalam hidup kami. Jadi memiliki dukungan seperti itu sejak kecil dari ibu kami adalah hal yang luar biasa,” ucapnya.

Menjelang Hari Ibu di Amerika Serikat, mereka juga mengenang momen masa kecil sederhana bersama Denise, seperti tertawa bersama di rumah dan menikmati masakan sang ibu.

Pengalaman Denise Jonas Menghadapi Stroke

Denise sebelumnya mengungkapkan bahwa ia mengalami stroke yang memengaruhi fungsi kognitif dan kemampuan bicaranya. Kondisi tersebut terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak.

“Ini yang disebut basal ganglia, karena terjadi di area basal ganglia di otak saya, yang memengaruhi cara berpikir, bicara dan penalaran saya,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu, seperti saat lelah atau lapar, ia masih mengalami kesulitan berbicara. “Pada waktu-waktu tertentu, saya mengalami kesulitan berbicara. Jika saya lelah atau lapar, saya bisa tersendat dan sulit menemukan kata yang tepat,” ucapnya.

BACA JUGA:

Khloe Kardashian Akui Selalu Insecure, Ungkap Perjuangan dengan Body Image

Denise juga mengaku tidak menyadari adanya gejala awal sebelum didiagnosis.

“Saya di rumah dan gejala yang saya rasakan adalah tekanan darah tinggi. Saya sudah ke tiga dokter dalam enam bulan sebelumnya, lalu saya bangun dan merasa lengan saya terasa aneh. Sulit dijelaskan, tapi seperti itulah rasanya,” katanya.

Kisah Denise Jonas tidak hanya menjadi pengalaman pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk lebih terbuka terhadap kondisi kesehatan. Hal ini sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengenali gejala sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *