Mario G KlauMario G Klau dan Juan Reza kompak sindir kisah cinta toxic lewat Otak di Mana. (Foto: Megah Music)

JAKARTA – Mario G Klau kembali menghadirkan karya terbaru lewat single berjudul “Otak di Mana” featuring Juan Reza. Lagu yang dirilis di bawah naungan Megah Music ini menjadi karya yang berbeda karena melalui proses pengerjaan yang lebih panjang dibandingkan single-single sebelumnya.

Proses produksi lagu ini memakan waktu sekitar tiga bulan. Menurut Mario, durasi tersebut diperlukan agar seluruh konsep dan detail lagu benar-benar matang sebelum masuk ke tahap rekaman.

“Setelah ditulis dan beres dikulik, aku tinggal lanjutkan langkah berikutnya, yaitu rekaman,” kata Mario dalam siaran pers yang diterima Celebdaily.id, Sabtu (27/6/2026).

Terinspirasi Fenomena Media Sosial dan Kisah Relatable

Menurut musisi kelahiran Maumere, Nusa Tenggara Timur tersebut, “Otak di Mana” bukan lahir dari pengalaman pribadinya. Lagu ini justru terinspirasi dari berbagai cerita dan fenomena yang ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya TikTok.

“Single ini muncul karena terinspirasi fenomena dan cerita-cerita yang ramai muncul di media sosial, khususnya TikTok. Menurutku, lagu ini menghadirkan pesan kalau mau nakal atau mau jahatin satu orang dalam suatu hubungan, lebih baik pikir-pikir dulu. Bisa jadi, dia lebih jahat dari kita,” kata Mario.

Lirik yang lugas dan sarkas menjadi karakter yang sengaja dipertahankan Mario dalam karya-karyanya. Menurutnya, gaya berbicara yang berani, frontal, dan penuh punchline merupakan bagian dari identitas musik Indonesia Timur.

“Indonesia Timur itu identik dengan ucapan yang berani, frontal, dan penuh punchline. Hal ini justru yang menjadi ciri khas musik kami. Jadi, kalau membuat lagu yang ‘rapi atau sopan’, tidak menggambarkan karakter kami,” katanya.

Untuk memperkuat karakter tersebut, Mario menggandeng Juan Reza sebagai partner kolaborasi. Menurutnya, energi dan warna musik Juan sangat cocok dengan suasana lagu yang ramai dan penuh kejutan ini.

Siap Ramaikan TikTok dan Dance Challenge

“Otak di Mana” hadir dengan musik upbeat yang dibalut tema hubungan yang cukup dalam. Perpaduan tersebut membuat lagu ini terasa ringan didengar, namun tetap menyimpan pesan yang kuat.

Mario juga mengungkapkan bahwa semangat khas Indonesia Timur tidak hanya akan hadir di lagu ini. Ia menyiapkan beberapa karya lain dalam proyek bertajuk Projek Timuran yang akan dirilis dalam waktu mendatang.

“Setelah ini, masih akan ada empat lagu baru yang merupakan bagian dari Projek Timuran. Tapi, genrenya tentu gak melulu upbeat. Mungkin, yang berikutnya akan lebih santai,” ucap Mario memberi bocoran sedikit.

Melalui lagu ini, Mario berharap “Otak di Mana” bisa menjadi bagian dari kultur media sosial dan tren konten kreatif masa kini. Ia membayangkan lagu tersebut bisa dinikmati oleh para kreator konten, dancer, hingga pengguna TikTok.

“Aku ingin lagu ini bisa diterima teman-teman TikToker, Clipper, teman-teman dancer, dan semua yang suka bikin velocity-velocity gitu,” katanya.

“Otak di Mana” juga paling pas dinikmati ramai-ramai karena meski ceritanya miris, tapi musiknya enak buat dipakai joget sehingga terasa fun. Single terbaru Mario G Klau featuring Juan Reza, “Otak di Mana”, kini sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *