Pee Wee GaskinsPee Wee Gaskins hadirkan (R)u(N)tuh), suarakan luka broken home. (Foto: Wecord Evermore Indonesia)

JAKARTA – Pee Wee Gaskins (PWG) resmi menghadirkan single terbaru berjudul ‘(R)u(N)tuh)’ bersama Boniex dari for Revenge yang mengangkat kisah keluarga yang tampak utuh dari luar, tetapi perlahan runtuh di dalam. Lagu ini menjadi ruang untuk menyuarakan luka yang dipendam, ketegangan yang disembunyikan, serta pengalaman anak-anak yang tumbuh tanpa rasa aman di rumah mereka sendiri.

‘(R)u(N)tuh)’ berangkat dari kampanye yang digagas Dochi untuk mengumpulkan testimoni dari orang-orang yang pernah mengalami situasi broken home. Beragam cerita yang disampaikan melalui respons dan wawancara singkat di Threads kemudian disaring dan menjadi fondasi emosi dalam lirik lagu tersebut.

Lagu ini menggambarkan dua orangtua yang memilih bertahan demi anak dengan keyakinan bahwa tetap bersama merupakan pilihan terbaik. Namun, sang anak justru tumbuh di tengah hubungan yang dipenuhi jarak dan ketidakbahagiaan hingga rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang perlahan berubah menjadi ruang yang membuatnya mencari penerimaan di tempat lain.

Kolaborasi PWG dan Boniex Lahir dari Proses Kreatif

Kolaborasi dengan Boniex hadir secara organik dalam proses kreatif lagu ini. Selain membantu menemukan notasi dari lirik yang telah ditulis Dochi, karakter vokal Boniex dinilai tepat untuk menyampaikan emosi ‘(R)u(N)tuh)’.

Kehadiran Boniex juga mempertemukan warna vokalnya dengan Sansan, tanpa menghilangkan benang merah khas PWG dalam aransemen dan identitas soniknya. Bagi PWG, tema gelap seperti ini bukan sesuatu yang sepenuhnya baru karena sebelumnya mereka telah menyentuh sisi reflektif kehidupan melalui karya seperti ‘Selama Engkau Hidup’ dan ‘Be Brave And Carry On’.

Lewat ‘(R)u(N)tuh)’, energi pop-punk PWG menjadi wadah untuk membicarakan persoalan keluarga yang kompleks dan emosional.

“Pop-punk enggak selamanya harus ceria. Lewat lagu ini, kami ingin membawa cerita yang berat dengan cara yang tetap jujur dan dekat dengan pendengar,” kata PWG, dalam siaran pers kepada Celebdaily.id, Senin (14/9/2026).

Meski mengangkat perpisahan dan keluarga yang retak, ‘(R)u(N)tuh)’ tidak dibuat untuk menghakimi perceraian ataupun memaksakan pandangan tertentu mengenai keluarga. Lagu ini justru mengajak pendengar memahami bahwa mempertahankan bentuk sebuah keluarga tidak selalu berarti semua orang di dalamnya merasa aman dan bahagia.

Dochi berharap kisah yang mereka bawa melalui lagu tersebut dapat didengar dan dirasakan oleh orang-orang yang pernah atau sedang berada dalam situasi serupa.

“Gue enggak punya ekspektasi lagu ini harus mengubah pandangan orang tentang perceraian atau keluarga. Gue cuma ingin cerita yang kami bawa bisa didengar dan mungkin relate dengan orang lain yang pernah atau sedang ada di posisi yang sama,” ujar Dochi.

Pesan PWG untuk Anak yang Mengalami Broken Home

Pesan utama ‘(R)u(N)tuh)’ terutama ditujukan kepada anak-anak yang pernah atau sedang berada dalam situasi keluarga serupa. Mereka bukan penyebab dari semua yang terjadi, tidak harus memilih pihak dan tetap berhak mencintai kedua orangtua sekaligus memiliki kehidupan yang bahagia.

Dochi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya rasa aman dan bahagia dalam sebuah keluarga, bukan sekadar mempertahankan bentuk keluarga itu sendiri.

“Kadang kita terlalu sibuk mempertahankan bentuk sebuah keluarga sampai lupa bahwa yang sebenarnya dibutuhkan adalah rasa aman dan bahagia di dalamnya. Bertahan enggak selalu berarti semuanya akan menjadi lebih baik. Ada kalanya menerima dan melepaskan justru menjadi pilihan terbaik untuk semua orang,” kata Dochi.

‘(R)u(N)tuh)’ bukan hanya bercerita tentang kehilangan. Lagu ini menjadi ajakan untuk menerima, berdamai dan memulai kembali, dengan harapan pendengar yang pernah mengalami situasi serupa dapat merasa bahwa mereka tidak sendirian.

Kolaborasi PWG dan Boniex dari for Revenge, ‘(R)u(N)tuh)’, kini telah tersedia di seluruh platform musik digital. Jangan lupa, ikuti terus update karya musisi Tanah Air hanya di Celebdaily.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *