JAKARTA – Aktris Sandra Bullock mengungkap aturan unik yang diberikan putrinya, Laila, soal kehidupan asmaranya setelah kekasihnya, Bryan Randall, meninggal dunia. Laila bahkan mengatakan bahwa sang ibu perlu mulai berkencan lagi, tetapi hanya dengan pria yang bisa “memberikan sesuatu” kepadanya.
Aktris berusia 62 tahun itu memiliki dua anak adopsi, Laila (12) dan Louis (16). Sandra mulai berpacaran dengan mendiang Bryan Randall pada 2015 dan belum menjalin hubungan baru sejak Bryan meninggal dunia pada usia 57 tahun akibat amyotrophic lateral sclerosis (ALS) pada Agustus 2023.
Namun, Sandra mengungkapkan bahwa putrinya justru mendorongnya untuk kembali berkencan. Hal tersebut disampaikan Sandra dalam podcast Not Gonna Lie.
“Laila bilang aku perlu berkencan, tetapi hanya dengan seseorang yang bisa mendapatkan sesuatu,” ucap Sandra, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Minggu (6/9/2026).
Sandra kemudian mencoba memahami maksud aturan yang diberikan putrinya. Ia pun bertanya, “Jadi, rapper atau pemain basket? Itu kriterianya?” “Dia bilang iya,” kata Sandra.
Nasihat Laila yang Jujur dan “Pedas”
Bintang Practical Magic 2 itu juga mengungkapkan bahwa putrinya sering memberikan nasihat yang sangat jujur kepadanya di rumah. Sandra bahkan menyebut kejujuran Laila tersebut sebagai sesuatu yang cukup “brutal”.
Sandra menceritakan salah satu kejadian ketika dirinya sedang bersiap mengikuti pertemuan melalui Zoom. Saat Laila berjalan melewatinya, sang putri tiba-tiba memberikan komentar mengenai penampilannya di kamera.
“Aku sedang bersiap mengikuti Zoom, lalu dia berjalan melewatiku dan berkata, ‘Kamu tahu, kamu bisa memakai filter di situ,’” tutur Sandra.
“Dia bilang, ‘Kamu tahu, kamu bisa membuat dirimu terlihat lebih baik.’ Dia kemudian mengetik sesuatu, menggesernya, lalu berkata, ‘Taruh di situ.’”
Sandra menggambarkan hasil filter tersebut dengan cara yang lucu. Menurutnya, wajahnya di kamera justru terlihat seperti lensa yang diolesi Vaseline dan ditutupi sesuatu.
“Rasanya seperti seseorang mengoleskan Vaseline di lensa kamera dan menaruh selembar kain di depan wajahku. Tapi aku menghargai kejujuran itu,” katanya.
Meski terkadang mendapatkan komentar yang sangat blak-blakan, Sandra mengaku senang memiliki putri yang selalu memperhatikannya. Ia bahkan merasa Laila seperti sedang “menjaga Mama”.
Seiring kedua anaknya bertambah besar, Sandra juga menyadari bahwa hubungan mereka semakin berubah. Jika sebelumnya ia merasa sebagai sosok yang memberikan pengaruh kepada anak-anaknya, kini justru kedua anaknya yang banyak memengaruhi dirinya.
Louis dan Laila Memberikan Pengaruh Berbeda
Sandra sebelumnya mengungkapkan kepada Access Hollywood bahwa dirinya sangat bangga terhadap kedua anaknya. Menurutnya, menjadi seorang ibu membuat seseorang mengalami perubahan dalam cara memandang kehidupan.
“Aku benar-benar sangat bangga, sangat bangga kepada anak-anakku,” ujar Sandra.
“Dan yang luar biasa, ketika memiliki anak, ada sesuatu yang berubah. Kita berhenti menjadi orang yang memberikan pengaruh kepada mereka, dan justru mereka yang menjadi pengaruh bagi kita,” katanya.
Sandra mengatakan, Louis memiliki peran penting dalam membantunya melihat berbagai persoalan dari sisi moral. Ia bahkan sering menjadikan putranya sebagai tolok ukur dalam mengambil keputusan.
“Louis adalah barometer moral yang teguh bagiku. Aku selalu berpikir, ‘Apa yang akan dilakukan Louis?’” kata Sandra.
Sementara itu, Laila memiliki cara berbeda dalam memberikan pengaruh kepada sang ibu. “Kalau soal melihat sesuatu dan berpikir ke depan, itu Laila,” ujarnya.
Sandra menilai kedua anaknya memiliki karakter yang sangat berbeda, tetapi justru perbedaan tersebut membuat mereka saling melengkapi. “Mereka benar-benar sangat berbeda, tetapi mereka memberikan dua bagian yang melengkapi satu sama lain,” katanya.
Sandra juga sebelumnya menceritakan bagaimana Louis dan Laila menghadapi kondisi Bryan saat mengalami sakit dengan cara yang berbeda. Ia mengungkapkan hal tersebut dalam podcast SmartLess. Menurut Sandra, Louis sudah menyadari sejak sekitar dua tahun sebelum Bryan meninggal bahwa situasi yang terjadi bukan sesuatu yang sehat baginya untuk terus berada di dalamnya.
“Louis menghadapinya dengan cara yang sangat berbeda dari Laila. Sekitar dua tahun sebelum Bryan meninggal, dia melihat bahwa situasi yang terjadi bukan sesuatu yang sehat untuk dia jalani. Jadi, dia sangat dewasa. Dia berkata, ‘Aku ada di sini untukmu,’” tutur Sandra.
Sandra mengatakan, dirinya tidak ingin Louis merasa harus mengambil peran sebagai laki-laki yang bertanggung jawab atas keluarga di usia yang masih terlalu muda. Menurutnya, pada saat itu justru dirinya yang harus menjalankan kedua peran tersebut.
“Aku tidak ingin dia menjadi laki-laki dalam keluarga di usia seperti itu. Tugasku adalah menjalankan keduanya pada saat itu,” katanya.

Sandra juga ingin Louis tetap bisa menikmati masa kanak-kanaknya, terutama karena kondisi pandemi saat itu sudah membuat banyak orang mengalami kesulitan. “Aku ingin dia menjadi seorang anak di tengah pandemi, ketika semuanya sudah kacau dan orang-orang di seluruh dunia juga sedang menderita,” ujar Sandra.
Karena itu, Sandra merasa bersalah ketika harus meminta bantuan kepada putranya. “Ketika aku meminta bantuan, aku merasa bersalah karena semua orang juga sudah mengalami penderitaan,” katanya.
Namun, menurut Sandra, Louis memilih untuk tetap berada di sisinya dan memberikan dukungan dalam hal-hal yang masih mampu ia bantu. “Tetapi dia memilih untuk tetap ada di sana, mendukung dan membantuku dalam hal-hal yang mudah baginya,” tutur Sandra.
Sementara itu, Sandra mengatakan Laila memiliki ikatan yang lebih kuat dengan Bryan hingga sekitar enam bulan setelah kepergiannya. “Laila lebih terikat sampai sekitar enam bulan setelahnya,” kata Sandra.
Setelah itu, Laila mulai menyampaikan keinginannya kepada sang ibu terkait kunjungan untuk bertemu dengan orang-orang yang berkaitan dengan Bryan. “Lalu dia berkata, ‘Bisakah Mama mengatakan tidak ketika mereka menelepon dan memintaku datang berkunjung?’ Dan aku menjawab, ‘Tentu saja,’” ujar Sandra.
Namun, Sandra tetap memberikan pilihan kepada putrinya. Ia mengatakan akan selalu menemani Laila jika sang anak memang ingin pergi berkunjung.
“Dan aku bilang, ‘Tetapi kalau kamu memang ingin berkunjung, Mama akan ikut denganmu dan Mama akan berada tepat di sana. Kalau kamu sudah tidak sanggup, Mama juga akan ada di sana,’” tutur Sandra.

