Pasangan BertengkarMulai merasa kesal pada seseorang, ternyata ini penyebabnya. (Foto: Freepik)

JAKARTA – Tidak semua hubungan, baik hubungan romantis maupun hubungan lainnya, ditakdirkan untuk bertahan selamanya. Terkadang, seseorang bisa mulai berubah atau merasa tidak lagi cocok dengan orang lain sehingga rasa suka perlahan berubah menjadi rasa kesal dan dendam.

Baik ingin menyelamatkan hubungan maupun memilih mengakhirinya, menyadari tanda-tanda awal munculnya rasa kesal atau resentment sangat penting. Kesadaran tersebut dapat membantu seseorang membuka percakapan yang memang perlu dilakukan sebelum masalah dalam hubungan menjadi semakin buruk.

Terapis asal Florida, Jeffrey Meltzer membagikan lima tanda peringatan yang perlu diperhatikan ketika seseorang mulai menyimpan rasa kesal terhadap orang lain, dikutip Celebdaily.id dari Hindustan Times, Senin (5/10/2026).

1. Hal-hal kecil mulai terasa mengganggu

Tanda pertama yang disebut Jeffrey ketika seseorang mulai lebih mudah terganggu oleh hal-hal kecil yang dilakukan orang lain dibandingkan sebelumnya. Misalnya, orang tersebut hanya mengajukan pertanyaan sederhana, tetapi Anda langsung merasa kesal.

“Tentu saja, setiap orang terkadang merasa kesal. Namun jika hampir semua hal yang dilakukan orang tersebut mulai membuat Anda merasa terganggu, pertimbangkan apakah Anda masih menyimpan kekesalan terhadap sesuatu yang belum pernah dibicarakan atau diselesaikan,” kata sang terapis.

2. Mulai menghitung apa saja yang sudah dilakukan untuknya

Jeffrey menilai, kebiasaan menghitung atau mengingat terus-menerus berbagai hal yang telah dilakukan untuk orang lain juga menjadi tanda yang cukup jelas. Seseorang mulai mengingat siapa yang terakhir kali mengantar, seberapa sering mereka mengubah jadwal, hingga mempertanyakan apakah orang tersebut akan melakukan hal yang sama untuk mereka.

“Anda mengingat siapa yang terakhir kali mengemudi dan seberapa sering Anda mengubah jadwal. Anda mulai berpikir, ‘Apakah mereka akan pernah melakukan hal ini untuk saya?’ Terkadang memang ada ketidakseimbangan dalam hubungan. Jadi, perhatikan hal-hal yang sebenarnya Anda berharap mereka sadari tanpa Anda harus mengatakannya,” ucapnya.

3. Menyetujui sesuatu tetapi kemudian merasa marah

Tanda berikutnya muncul ketika seseorang mengatakan iya terhadap permintaan orang lain, tetapi justru merasa marah atau kesal setelahnya. Kondisi ini bisa terjadi ketika seseorang sebenarnya tidak ingin melakukan sesuatu, tetapi tetap menyetujuinya.

“Dia meminta bantuan, Anda mengatakan iya, lalu sepanjang sore Anda merasa kesal karena dia bahkan meminta bantuan tersebut. Jadi, sebelum kembali menyetujui sesuatu, pertimbangkan apakah Anda memang bersedia melakukannya. Mereka mungkin menganggap jawaban iya Anda sebagai kesediaan yang sebenarnya, sementara Anda berharap mereka menyadari bahwa Anda sudah memiliki banyak hal yang harus dilakukan,” kata Jeffrey.

4. Tidak lagi meminta apa pun kepada orang tersebut

Berhenti meminta sesuatu kepada orang lain juga dapat menjadi tanda awal munculnya rasa kesal yang dipendam. Jeffrey mengatakan, seseorang mungkin memilih mengurus semuanya sendiri karena sudah memperkirakan bahwa membicarakan kebutuhannya hanya akan berujung pada percakapan yang mengecewakan.

“Anda memilih menanganinya sendiri karena merasa jika membicarakannya, percakapan tersebut hanya akan berujung pada kekecewaan lagi,” ujarnya.

“Menjadi mandiri memang bisa menjadi hal yang sehat, tetapi pikirkan mengapa Anda berhenti meminta bantuan. Apakah kebutuhan Anda sudah berubah atau Anda sudah menyerah untuk mendapatkan respons?” katanya.

5. Sering berdebat dengan orang tersebut di dalam pikiran

Tanda lainnya ketika seseorang terus-menerus membayangkan pertengkaran atau perdebatan dengan orang lain dalam pikirannya. Hal tersebut bisa terjadi ketika sedang berkendara atau bahkan saat mencoba untuk tidur.

“Anda kembali menjelaskan sudut pandang Anda. Anda membayangkan akhirnya mengatakan sesuatu yang membuat mereka memahami alasan Anda merasa kesal. Itu bisa menjadi petunjuk bahwa masalah tersebut masih terasa belum terselesaikan bagi Anda,” kata Jeffrey.

Lima tanda tersebut menunjukkan bahwa rasa kesal yang dipendam dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari mudah terganggu, menghitung pengorbanan, hingga terus melakukan perdebatan dalam pikiran. Menyadari tanda-tanda tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi dalam sebuah hubungan dan menentukan percakapan yang perlu dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *