JAKARTA – Bisnis kuliner semakin diminati banyak orang, termasuk generasi muda yang ingin terjun sebagai pengusaha. Namun di balik tren tersebut, ada sejumlah hal penting yang perlu dipahami sebelum memulai usaha di bidang ini.
Menurut Chef Santo, Presiden Indonesian Chef Association (ICA), kesuksesan bisnis kuliner tidak hanya ditentukan oleh modal, tetapi juga oleh passion dan kesiapan mental dalam menghadapi tantangan.
BACA JUGA:
Chef Expo 2026 Digelar di NICE PIK 2, Target 35 Ribu Pengunjung dan Hadirkan Chef Ternama
Chef Santo menekankan bahwa hal pertama yang harus dimiliki adalah rasa suka terhadap dunia kuliner. Tanpa itu, seseorang akan sulit bertahan dalam proses yang panjang dan penuh tantangan.
“Yang utama adalah dia suka dengan dunia ini dulu. Kalau sudah suka, itu biasanya dia akan total all out,” katanya kepada Celebdaily.id di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa bisnis kuliner bukan sekadar usaha biasa, melainkan bidang yang perlu dijalani dengan rasa dan keterlibatan emosional. “Karena memang dunia bisnis kuliner itu harus kita menjiwai dulu. Kalau tidak, akan susah,” ucapnya.
Konsistensi dan Mental Tahan Banting
Selain passion, Chef Santo juga mengungkapkan beberapa kunci penting dalam membangun bisnis kuliner. Ia menyebut ada empat faktor utama yang menentukan keberhasilan.
“Yang pertama harus suka, kedua punya kemauan kuat untuk belajar. Ketiga, harus tahan menghadapi cobaan dan keempat, harus konsisten,” katanya.
Konsistensi menjadi hal yang sangat krusial, terutama dalam menjaga kualitas rasa makanan. “Jangan sampai hari ini rasanya enak, besok berubah. Itu sebabnya restoran punya standar resep supaya hasilnya tetap sama,” ujarnya.
BACA JUGA:
Black Box Competition Chef Expo 2026: Ujian Mental, Skill dan Kreativitas Chef Profesional
Chef Santo juga menambahkan bahwa siapa pun bisa memulai bisnis kuliner, termasuk yang tidak memiliki latar belakang sebagai chef.
“Tidak harus sekolah, yang penting punya kemauan belajar dan literasi, bisa tanya-tanya ke orang yang sudah bergerak di bidang F&B,” katanya.
Dengan peluang yang semakin terbuka, ia optimistis bisnis kuliner tetap menjadi sektor yang menjanjikan. Menurutnya, bidang ini bahkan tidak kalah dengan profesi lain.

