The ScriptOasis jadi onspirasi album baru The Script, Danny O’Donoghue tersentuh melihat Liam dan Noel Gallagher berdamai. (Foto: @thescriptofficial)

JAKARTA – Band rock asal Irlandia, The Script mengungkapkan bahwa album terbaru mereka terinspirasi dari momen reuni Oasis. Sang vokalis, Danny O’Donoghue, mengaku sangat emosional melihat Liam Gallagher dan Noel Gallagher kembali tampil bersama setelah bertahun-tahun berselisih.

Danny mengatakan, album terbaru The Script yang berjudul The User’s Guide To Being Human lahir dari perasaan yang muncul setelah melihat reuni Oasis tahun lalu. Dalam wawancara bersama The Sun, Danny mengaku sebenarnya tidak datang langsung ke konser Oasis. Namun, ia tetap bisa menyaksikan momen tersebut melalui siaran video dari teman-temannya yang bekerja dalam kru tur.

“Saya memang tidak sempat datang ke konsernya, tetapi teman-teman kami ada di kru mereka dan kami juga memakai petugas keamanan yang sama,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Minggu (24/5/2026).

Danny melanjutkan, “Mereka menyiarkan konser pertama itu langsung lewat ponsel untuk saya. Rasanya luar biasa melihat Noel dan Liam Gallagher berjalan ke atas panggung sambil bergandengan tangan. Saya sampai merinding melihat momen itu.”

BACA JUGA:

Keith Duffy Sebut Ronan Keating Tolak Tur Besar Boyzone, Ungkap Ketegangan Lama di Grup

Menurut Danny, momen berdamainya Liam dan Noel sangat menyentuh banyak orang, terutama generasi yang tumbuh bersama musik Oasis.

“Saya rasa, mereka bahkan tidak sadar betapa besar momen itu menyentuh orang-orang seusia saya yang masih menyimpan dendam atau konflik dari masa lalu. Kalau mereka berdua saja bisa berdamai, berarti semua orang juga punya kesempatan untuk melakukannya,” katanya.

Lagu Baru The Script Terinspirasi dari Wonderwall

Salah satu lagu di album baru The Script berjudul The Crowd Was Singing Wonderwall, bahkan secara langsung terinspirasi dari lagu legendaris Oasis, Wonderwall.

Danny mengaku sangat emosional melihat Liam dan Noel Gallagher kembali tampil bersama di atas panggung. Momen itu terasa spesial karena Oasis sempat bubar pada 2009 akibat pertengkaran besar di antara keduanya.

“Saya yakin ada banyak saudara yang akhirnya kembali berbicara satu sama lain karena momen itu. Itu benar-benar momen yang sangat spesial,” katanya.

BACA JUGA:

Kylie Minogue Bantah Ikut di Album Baru Madonna, Tetap Antusias Sambut Confessions II

Danny bahkan mengaku melihat banyak pria dewasa menangis saat menyaksikan reuni Oasis. “Ada pria-pria dewasa yang menangis tersedu-sedu,” ujarnya.

The Script Masih Berduka atas Kepergian Mark Sheehan

Selain membahas album baru, Danny O’Donoghue juga berbicara mengenai kehilangan gitaris The Script, Mark Sheehan, yang meninggal dunia pada 2023 setelah sakit singkat.

Danny menegaskan bahwa Mark tetap menjadi bagian penting dari The Script meski sudah tiada. “Dia masih menjadi bagian dari band ini,” katanya.

Menurut Danny, rasa kehilangan tidak akan pernah benar-benar hilang, tetapi seseorang bisa belajar hidup berdampingan dengan rasa duka tersebut. “Kalau kamu tidak menghadapi perasaan itu dengan benar, kamu hanya menundanya,” katanya.

BACA JUGA:

Kylie Minogue Siapkan Tur 40 Tahun Karier Musik, Sekaligus Rilis Dokumenter Netflix

Ia melanjutkan, “Kamu tidak pernah benar-benar bisa melupakan rasa duka, tetapi kamu belajar tumbuh bersama rasa itu.”

Meski masih berduka, Danny mengaku dirinya kini mulai kembali optimistis melihat masa depan, terutama setelah menikah tahun lalu. “Tetapi setelah saya menikah tahun lalu, saya mulai melihat masih ada banyak hal di masa depan. Saya merasa optimistis,” katanya.

The Script pertama kali meraih popularitas besar lewat album debut mereka pada 2008 yang menghadirkan lagu-lagu hits seperti We Cry, The Man Who Can’t Be Moved, Breakeven, dan Before the Worst.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *