SangoKoleksi Genoa hadir dengan motif radiating ripples yang terinspirasi dari riak air. (Foto: Tuty Ocktaviany)

JAKARTA – Tampilan makanan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan seorang chef, tetapi juga pemilihan tableware yang digunakan. Menurut Eric Prabowo selaku FnB Consultant & Chef, bentuk, warna, hingga tekstur piring mampu meningkatkan nilai visual sebuah hidangan tanpa harus mengubah resepnya.

Dalam kesempatan peluncuran koleksi terbaru Sango Hospitality dalam ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/7/2026), Eric menjelaskan tren dunia kuliner saat ini semakin mengarah pada konsep back to nature, minimalis dan artistik. Menurutnya, karakter setiap koleksi tableware memiliki fungsi yang berbeda sesuai jenis makanan yang disajikan.

Eric menjelaskan, koleksi Monostone dirancang untuk restoran kelas premium yang mengutamakan presentasi makanan.

“Monostone memiliki tekstur yang lebih artisanal. Segmentasinya memang lebih ke fine dining, sehingga plating makanan bisa menjadi pusat perhatian,” katanya, ditemui Celebdaily.id di booth Sango Hospitality.

Untuk koleksi Genoa, Eric mengatakan, desainnya justru membantu makanan sederhana terlihat lebih menarik. “Kalau Genoa, makanannya bisa sederhana. Tetapi karena desain piringnya sudah menarik, tampilannya ikut terangkat,” ucapnya.

Sango
Koleksi Genoa hadir dengan motif radiating ripples yang terinspirasi dari riak air. (Foto: Tuty Ocktaviany)

Ia menambahkan, efek visual dari motif yang menyerupai riak cahaya membuat makanan tampak lebih hidup ketika disajikan. Sementara Asian Cuisine Padma dirancang khusus mengikuti tren hidangan Asia yang kini semakin berkembang.

“Bentuknya terinspirasi dari daun lotus, daun pisang dan bentuk-bentuk organik, sehingga cocok untuk makanan Asia seperti Indonesia, Thailand, Korea maupun Chinese food,” ucapnya.

Media Sosial Ikut Mengubah Tren Tableware

Eric menilai perkembangan media sosial turut mengubah tren industri hospitality. Menurutnya, pelanggan kini tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga mengabadikannya melalui foto dan video.

“Sekarang zamannya media sosial. Makanan dan plating pasti difoto. Karena itu, restoran juga mulai mencari piring yang desainnya menarik agar tampil lebih bagus di foto,” katanya.

Ia menambahkan, warna maupun bentuk tableware terus berubah mengikuti perkembangan tren dunia.

“Bentuk piring itu sangat dinamis. Warna, bentuk, hingga finishing selalu berubah mengikuti tren. Karena itu, kami juga selalu berdiskusi dengan para chef dan mengikuti perkembangan dunia kuliner,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *