ANZU BandANZU Band rilis Rela, lagu tentang keberanian melepaskan cinta yang tak lagi sejalan. (Foto: Ascada Musik)

JAKARTA – ANZU Band kembali menyapa penikmat musik Indonesia melalui single terbaru berjudul “Rela”. Lewat lagu ini, band asal Serang tersebut mengangkat kisah tentang keberanian mengakhiri hubungan yang tak lagi memiliki tujuan yang sama, meski perasaan cinta masih tersisa.

Dibalut nuansa pop romantis, “Rela” menghadirkan pesan bahwa melepaskan bukan selalu berarti menyerah. Lagu ini justru mengajak pendengar menerima kenyataan bahwa tidak semua hubungan harus dipertahankan ketika bertahan hanya akan menghadirkan luka yang lebih dalam.

Single “Rela” bercerita tentang seseorang yang memilih mengakhiri hubungan setelah menyadari bahwa orang yang dicintainya memiliki jalan hidup yang berbeda. Daripada terus memaksakan keadaan, ia memilih mengikhlaskan kepergian sang kekasih demi kebahagiaan masing-masing.

“Rela bukan tentang menyerah. Ini tentang menerima realita. Bahwa tidak semua hal bijak untuk kita perjuangkan, kadang, mencintai bisa juga berarti berhenti memaksa,” kata Irfan, sang penulis lagu, dalam rilis yang diterima Celebdaily.id pada Selasa (4/8/2026).

ANZU mengemas cerita tersebut dalam balutan musik pop romantis dengan aransemen yang sederhana dan mudah dinikmati. Perpaduan melodi yang ringan serta lirik yang lugas membuat pesan lagu terasa dekat dengan pengalaman banyak orang.

Menurut ANZU, mereka sengaja membiarkan lirik berbicara apa adanya menggunakan bahasa sehari-hari. Pendekatan tersebut membuat emosi kehilangan dan proses mengikhlaskan terasa lebih jujur sekaligus mudah dipahami pendengar.

Berangkat dari Pengalaman Hidup Sehari-hari

Perjalanan ANZU di industri musik dibangun melalui proses yang tidak singkat. Band yang beranggotakan Sinung (vokal), Irfan (drum), Ivan (bass), dan Yudhist (gitar) itu terus mengasah karya mereka dari satu panggung ke panggung lainnya sebelum akhirnya memperkenalkan lagu-lagu kepada publik.

Menariknya, seluruh personel ANZU memiliki latar belakang profesi yang berbeda dengan dunia musik. Ada yang berprofesi sebagai wiraswasta, finance expert, hingga tenaga marketing, namun pengalaman tersebut justru menjadi sumber inspirasi dalam menulis lagu.

“Kami selalu berusaha membawa pengalaman hidup kami ke dalam musik, supaya tetap jujur dan relevan,” ujar Sinung.

Nama ANZU diambil dari burung dalam mitologi Sumeria Kuno yang dimaknai sebagai simbol kebebasan dan keberanian untuk terus melangkah. Filosofi tersebut tercermin dalam karya-karya mereka yang tidak terpaku pada satu tema, mulai dari Aku Ingin Jawaban, Pusing Mikirin Utang, Secinta-cintanya, Konoha, Kecewa, hingga sejumlah lagu religi.

ANZU Band
ANZU Band rilis Rela, lagu tentang melepaskan cinta yang tak sejalan. (Foto: Ascada Musik)

Secara musikal, ANZU tetap mempertahankan warna pop romantis sebagai identitas utamanya. Mereka lebih mengutamakan cerita yang dekat dengan kehidupan dibandingkan menghadirkan aransemen yang rumit.

“Kami ingin setiap lagu ANZU terdengar dekat, seperti cerita yang pernah dialami semua orang,” kata Irfan.

Melalui “Rela”, ANZU kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan musik yang lahir dari pengalaman nyata. Mereka berharap lagu ini dapat menjadi teman bagi siapa saja yang sedang belajar menerima perpisahan dan menemukan kekuatan untuk melangkah ke depan.

“Semoga ‘Rela’ bisa menemani siapa pun yang butuh ruang untuk meresapi perasaannya,” kata Sinung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *