Assia KevaAssia Keva rilis Moonlight, lagu cinta sederhana yang lahir dari momen spontan. (Foto: Assia Keva)

JAKARTA – Assia Keva kembali menghadirkan karya terbaru berjudul “Moonlight”. Single ini menjadi refleksi cinta sederhana yang ditulis dengan penuh ketulusan.

Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Bali ini menghadirkan lagu yang lahir dari momen spontan, namun menyimpan makna emosional yang dalam. “Moonlight” menjadi bukti bahwa kesederhanaan bisa terasa begitu kuat ketika datang dari hati.

Assia Keva mengungkapkan bahwa lagu ini pertama kali tercipta pada 2022, saat ia masih berusia 16 tahun. Momen tersebut terjadi secara tidak terduga di meja makan rumahnya, ketika seorang temannya memainkan gitar dengan nada sederhana yang langsung melekat di telinganya.

“Lagunya dibuat dengan sangat cepat. Mungkin ‘Moonlight’ adalah salah satu lagu tercepat yang pernah aku buat, mungkin cuma 10-15 menit,” kata Assia Keva dalam rilis yang diterima Celebdaily.id, Minggu (19/4/2026).

Namun karena dibuat secara spontan, lagu tersebut sempat terbengkalai dan tidak pernah diselesaikan.

BACA JUGA:

Anji Lepas Single Kau, Rayakan 10 Tahun Lagu Ikonik Dia dengan Nuansa Cinta Lebih Dewasa

“Saat itu aku masih 16 tahun dan belum terlalu memikirkan ‘rules’ menulis lagu. Aku saat itu tidak khawatir apakah lagunya cukup bagus atau bahkan strukturnya sudah benar. It was just pure feeling,” katanya.

Empat tahun kemudian, lagu ini kembali “dihidupkan” saat Assia Keva berada di studio bersama Kevin Suwandhi. Awalnya mereka tengah mengerjakan proyek lain, namun waktu luang di studio membuat mereka memutuskan untuk kembali mencoba lagu tersebut.

Assia Keva
Assia Keva rilis Moonlight, lagu cinta sederhana yang lahir dari momen spontan. (Foto: Assia Keva)

Format Sederhana, Emosi yang Lebih Jujur

Keputusan untuk merekam “Moonlight” akhirnya diambil dengan pendekatan yang sangat minimalis. Lagu ini dihadirkan dalam format stripped down, hanya dengan vokal dan piano, sehingga emosi yang disampaikan terasa lebih intim.

“Kami berpikir, kenapa tidak mencobanya merekamnya saja? Dan akhirnya kami melakukannya. Dengan menghadirkan dalam format sesederhana mungkin, hanya vokal dan piano saja,” katanya.

BACA JUGA:

Dul Jaelani Rilis Usia 25, Lagu Reflektif tentang Pendewasaan dan Pencarian Jati Diri

Setelah mendengarkan kembali hasil rekamannya, Assia Keva menyadari bahwa lagu yang sempat ia lupakan tersebut ternyata memiliki nilai yang spesial. “It’s just a very simple love song,” katanya. “But it came completely from the heart.”

Saat ini, “Moonlight” versi stripped down sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Apple Music, YouTube Music dan Spotify. Sementara itu, versi penuh lagu ini direncanakan masuk dalam album terbaru Assia Keva mendatang.

Tak hanya itu, video live performance “Moonlight” juga dijadwalkan segera dirilis melalui kanal YouTube resmi miliknya. Hal ini akan menambah kedekatan emosional antara Assia Keva dan para pendengarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *