PersahabatanAda alasan mengapa persahabatan di usia 20–30-an terasa lebih sulit. (Foto: Freepik)

JAKARTA – Persahabatan di usia akhir 20-an hingga 30-an sering terasa lebih sulit dijalani dibandingkan masa sebelumnya. Banyak orang mengalami hal yang sama, di mana hubungan pertemanan tidak lagi terasa semudah dulu.

Persahabatan memang menjadi salah satu ikatan paling indah dalam hidup. Namun, seiring bertambahnya usia, dinamika hubungan ini ikut berubah dan menghadirkan tantangan tersendiri.

Di masa kecil, persahabatan identik dengan bermain dan berbagi hal sederhana, sementara di masa remaja lebih banyak diisi dengan berbagi pikiran dan perasaan. Namun saat dewasa, hubungan pertemanan menjadi lebih kompleks karena dipengaruhi oleh berbagai faktor kehidupan.

BACA JUGA:

Perempuan Hebat Sering Merasa Bersalah saat Istirahat? Ini Penjelasan High-Functioning Script

Sumir Nagar, relationship dan performance coach menjelaskan bahwa persahabatan dewasa terasa lebih sulit karena seseorang menjadi lebih selektif.

“Persahabatan di usia dewasa terasa lebih sulit karena orang menjadi lebih jelas tentang apa yang mereka butuhkan dan tidak lagi punya banyak waktu untuk hal-hal yang tidak sejalan,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Hindustan Times, Minggu (19/4/2026).

Ia menambahkan bahwa di usia 20-an, kedekatan sering terbentuk karena situasi yang sama, seperti satu kampus atau tempat kerja. Namun seiring waktu, tekanan karier, tanggung jawab keluarga, jarak geografis dan meningkatnya kesadaran diri membuat seseorang mulai menyaring hubungan.

“Persahabatan dewasa tidak memudar karena jarak. Mereka memudar karena kejelasan akhirnya datang,” ujarnya.

Perubahan ini juga ditandai dengan pergeseran dari keinginan memperluas lingkar pertemanan menjadi menjaga energi. Waktu dan kapasitas emosional menjadi lebih terbatas, sehingga seseorang tidak lagi ingin mempertahankan hubungan yang terasa tidak seimbang.

Waktu Terbatas dan Tanggung Jawab Keluarga

Devina Kaur, NLP coach dan praktisi meditasi, menyebut bahwa keterbatasan waktu menjadi salah satu faktor utama sulitnya menjaga persahabatan di usia dewasa.

“Tidak memiliki cukup waktu adalah salah satu alasan utama mengapa persahabatan di usia dewasa terasa lebih menantang,” katanya.

Orang dewasa cenderung menghabiskan waktu untuk bekerja, bepergian dan memenuhi berbagai tanggung jawab harian. Berbeda dengan masa sekolah atau kuliah yang memungkinkan interaksi terjadi secara alami, kini menjaga hubungan membutuhkan usaha ekstra.

Bahkan ketika keinginan untuk bertemu masih ada, menyamakan jadwal menjadi tantangan tersendiri. Akibatnya, hubungan bisa perlahan merenggang bukan karena hilangnya rasa peduli, tetapi karena keterbatasan waktu dan energi.

BACA JUGA:

Benarkah Harus Mencintai Diri Sendiri Dulu? Cek Fakta di Balik Kutipan Populer Ini

Selain itu, tanggung jawab keluarga juga menjadi prioritas utama. Mengurus anak, orangtua, pasangan, hingga pekerjaan rumah tangga sering kali menyita waktu akhir pekan.

Perubahan prioritas ini terkadang membuat seseorang terlihat menjauh dari teman-temannya, padahal sebenarnya hanya sedang menyeimbangkan berbagai aspek kehidupan. Dalam kondisi ini, waktu untuk diri sendiri saja sudah menjadi hal yang berharga.

Pada akhirnya, persahabatan di usia dewasa bukan menjadi lebih sulit karena orang tidak peduli. Hubungan ini terasa menantang karena kehidupan menjadi semakin kompleks dan menuntut lebih banyak perhatian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *