Ellie GouldingEllie Goulding siapkan album baru, angkat kisah perceraian dan perjalanan emosi. (Foto: Female First)

JAKARTA – Penyanyi Ellie Goulding memastikan dirinya akan segera merilis album studio keenam dalam waktu dekat. Album tersebut menjadi karya terbaru Ellie setelah terakhir merilis Higher Than Heaven pada 2023.

Dalam wawancara bersama The Sun, Ellie mengungkapkan bahwa selama beberapa tahun terakhir dirinya bekerja sangat dekat dengan produser sekaligus multi-instrumentalis bernama Jack Rochon.

Menariknya, Ellie pertama kali menemukan Jack melalui TikTok saat sang produser masih belum terlalu dikenal dan tinggal di Kanada. Kini, Jack Rochon diketahui sudah pindah ke Los Angeles dan bahkan pernah bekerja bersama Beyonce.

“Saya langsung merasa terhubung dengan apa yang dia lakukan secara kreatif,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Senin (25/5/2026).

BACA JUGA:

Phil Collins Batalkan Penampilan di Rock and Roll Hall of Fame karena Kondisi Kesehatan

Menurut Ellie, dirinya memang selalu suka menemukan talenta baru dan mendukung musisi yang sedang berkembang. “Saya memang selalu suka menemukan talenta baru dan mendukung suara-suara baru, sama seperti ketika dulu saya menemukan Starsmith,” katanya.

Ellie mengungkapkan bahwa mereka telah merekam ratusan lagu bersama dan menikmati kebebasan mengeksplorasi berbagai emosi, serta pengalaman hidup melalui musik. “Semuanya terasa sangat alami dan jujur, seperti menulis jurnal lewat musik,” katanya.

Ellie Goulding Ungkap Album Baru Terinspirasi Perceraian

Pelantun lagu Anything Can Happen itu baru saja membawakan single terbarunya berjudul Black Prada Dress di acara BBC Radio 1 Big Weekend di Sunderland, Inggris. Saat membahas lagu tersebut, Ellie menjelaskan bahwa Black Prada Dress tidak terinspirasi dari satu pengalaman tertentu saja.

“Tidak ada satu pengalaman pasti yang menjadi inspirasi lagu ini,” katanya.

Menurut Ellie, lagu itu berbicara tentang suara negatif yang sering menjatuhkan seseorang, termasuk suara dari dalam diri sendiri. “Lagu ini ditujukan kepada suara negatif dan kritis yang menjatuhkanmu. Dan suara itu bisa saja suara dari dalam diri sendiri — suara yang penuh kritik dan merusak,” ucapnya.

Ellie merasa setiap orang memiliki sisi tersebut dalam dirinya. “Saya rasa kita semua punya suara seperti itu, sama seperti kita memiliki berbagai versi diri kita sendiri,” ucapnya.

Ia juga berharap pendengar bisa merasakan kejujuran emosional dari lagu tersebut. Ellie mengatakan, “Saya menyukai kejujuran dan sisi mentah dari lagu ini dan saya berharap orang-orang bisa terhubung dengan lagu ini lewat cara mereka masing-masing.”

Album terbaru Ellie Goulding juga banyak membahas perpisahannya dengan mantan suaminya, Caspar Jopling, pada 2024 setelah lima tahun menikah. Ellie mengaku dirinya tidak pernah membayangkan akan membuat album bertema perceraian.

Dalam wawancara sebelumnya bersama Nylon, ia mengatakan, “Awalnya memang sudah menjadi tujuan saya untuk mulai membuat album ini. Tetapi saya tidak tahu kalau akhirnya album ini akan menjadi album tentang perceraian, meski arah ceritanya kemudian mengarah ke sana.”

BACA JUGA:

Oasis Jadi Inspirasi Album Baru The Script, Danny O’Donoghue Tersentuh Melihat Liam dan Noel Gallagher Berdamai

Menurut Ellie, saat menikah dulu dirinya percaya hubungan tersebut akan bertahan seumur hidup. “Ketika saya menikah dengan mantan suami saya, saya pikir itu akan berlangsung selamanya. Perasaan itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu menjadi bagian dari diri saya,” ucapnya.

Ellie menjelaskan beberapa lagu di album tersebut dibuat untuk menghormati fase hidup yang pernah ia jalani. Ia mengatakan, “Ada beberapa lagu yang memang perlu saya buat untuk mengakui masa itu dalam hidup saya dan menghormatinya.”

Namun ada juga lagu yang lahir dari emosi sesaat dan kesedihan mendalam. “Ada juga lagu-lagu yang sangat emosional dan sedih, yang menurut saya penting dibuat saat itu, tetapi mungkin tidak akan berguna untuk saya dalam jangka panjang,” katanya.

Ellie Goulding Kini Lebih Bahagia Setelah Menemukan Cinta Baru

Ellie Goulding yang kini telah memiliki anak kedua bernama Iris bersama pasangannya, Beau Minniear, mengatakan perubahan emosinya sangat terasa dalam proses pembuatan album baru tersebut.

“Lucu sekali karena proses pembuatan album ini benar-benar menggambarkan perasaan saya di setiap fase waktu,” ujarnya.

Menurut Ellie, lagu-lagunya berubah dari penuh kemarahan dan kesedihan menjadi lebih ringan dan penuh harapan. Ia mengatakan, “Lagu-lagu itu berubah dari sangat gelap dan marah, menjadi sinis, lalu lucu, kemudian perlahan keluar dari fase itu, sampai akhirnya bertemu pria baru dan kembali merasa bersemangat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *