JAKARTA – Geisha kembali menyapa pendengar dengan single terbaru berjudul “Geram”. Lagu ini menangkap emosi seseorang yang berada di titik batas dalam sebuah hubungan.
Dikenal dengan karakter vokal yang emosional, Geisha terus menghadirkan karya yang relevan lintas generasi. Melalui formasi Regina Poetiray (vokal), Nard (bass) dan Dhan (keyboard), mereka menegaskan diri sebagai band yang tumbuh bersama pendengarnya, bukan sekadar nostalgia.
Lagu “Geram” bercerita tentang kesetiaan yang berujung pengkhianatan. Seseorang yang mencintai dengan tulus harus menghadapi kenyataan pahit ketika kepercayaan dihancurkan oleh kehadiran orang ketiga.
Emosi dalam lagu ini berkembang dari kesabaran menjadi kemarahan. Cinta yang dijaga perlahan berubah menjadi luka, hingga akhirnya kebencian menjadi satu-satunya pelampiasan.
“Geram adalah titik di mana seseorang tidak lagi bisa menahan semuanya sendirian. Bukan sekadar marah, tapi akumulasi dari rasa kecewa dan sakit yang terlalu lama dipendam,” kata Geisha dalam rilis kepada Celebdaily.id, Kamis (23/4/2026).

Kekuatan emosi tersebut terasa dalam lirik, “Geram rasa hatiku, tak terima kau sayat lubuk hatiku, hingga terkoyak tumpahkan luka.” Serta pada bagian, “Sungguh benci, benci kamu dan dia.”
Lirik-lirik ini merepresentasikan ledakan perasaan yang selama ini tertahan. Lagu ini juga menegaskan bahwa tidak semua luka hadir dalam bentuk konflik besar—ada rasa sakit yang tumbuh dalam diam dan justru itulah yang paling menghancurkan.
Visual Dramatis Perkuat Cerita Pengkhianatan
Cerita dalam lagu semakin diperdalam melalui video musik “Geram” yang dibintangi langsung oleh Regina Poetiray. Dalam visualnya, ia berperan sebagai seorang istri yang harus menghadapi kenyataan pahit ketika suaminya berselingkuh.
Konflik dibangun secara perlahan melalui tanda-tanda kecil, seperti perubahan sikap hingga detail sederhana seperti aroma parfum yang tidak familiar. Alih-alih meluapkan emosi, karakter yang diperankan Regina justru memilih memendam rasa, menahan amarah dan perlahan menjadi pasrah.

Pesan yang disampaikan pun kuat—bahwa geram bukan hanya tentang kemarahan, tetapi juga kelelahan emosional yang dipendam terlalu lama. Lagu ini menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki batas dan tidak apa-apa untuk akhirnya mengakui rasa tersebut.
Single “Geram” resmi dirilis pada 15 April 2026 di seluruh platform musik digital. Sementara video musiknya tayang di kanal YouTube “Geisha Indonesia” mulai 22 April 2026.

