JAKARTA – Sutradara Moana versi live action, Thomas Kail, menegaskan bahwa film garapannya bukan sekadar menyalin versi animasi yang dirilis pada 2016. Menurutnya, film tersebut menghadirkan banyak adegan, dialog dan pengalaman baru yang membuatnya berbeda dari versi orisinal.
Thomas Kail dipercaya menyutradarai remake live action Moana yang dibintangi Dwayne Johnson sebagai Maui, karakter yang juga pernah ia isi suaranya dalam film animasi, serta Catherine Laga’aia sebagai Moana. Meski telah lama dinantikan para penggemar Disney, film ini justru menuai kritik dari sejumlah ulasan awal yang menyebutnya “suram” hingga “tidak perlu dibuat.”
Menanggapi kritik tersebut, Thomas menegaskan bahwa Moana versi live action tetap mengusung cerita dan karakter yang sama, tetapi disajikan dengan pendekatan yang berbeda.
“Film kami memiliki adegan-adegan yang benar-benar berbeda. Ada karakter yang mengatakan hal-hal berbeda. Ada lelucon yang berbeda. Urutan kejadiannya juga berbeda. Film ini sama sekali bukan cerminan dari naskah asli. Ceritanya memang sama dan karakternya juga sama, tetapi kami tidak sekadar menghubungkan titik demi titik dari film asli,” kata Thomas kepada Variety, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa kehadiran aktor manusia memberikan pengalaman emosional yang berbeda dibandingkan film animasi.
“Harapan kami adalah karena film ini diperankan oleh manusia sungguhan, akan ada perbedaan alami dalam cara cerita itu dihidupkan, baik dalam pelestarian budaya maupun perasaan yang muncul ketika melihat seorang remaja berusia 16 tahun berada di tengah badai atau menghadapi monster lava,” katanya.
“Pengalaman itu tentu sangat berbeda dibandingkan saat Anda menonton versi animasinya,” ucapnya.
Thomas juga mengaku tidak terlalu larut membaca ulasan terhadap karya-karyanya. Ia memilih memahami gambaran umum respons publik daripada mengikuti setiap kritik secara mendetail.
“Saya hanya menangkap gambaran besarnya. Saya sudah cukup lama berkarya dan sejak awal belajar bahwa memahami arah pembicaraan saja sudah cukup bagi saya. Saya ingin sebanyak mungkin orang menonton film ini karena saya memang senang membuat karya untuk dinikmati banyak orang,” tuturnya.
“Kalau ulasan bisa menjadi alat agar orang tertarik menonton film ini, tentu bagus. Tapi saya juga percaya masih banyak cara lain untuk menjangkau penonton,” katanya.
Rambut Maui Jadi Sorotan
Selain kritik terhadap filmnya, penampilan Dwayne Johnson sebagai Maui juga sempat menjadi perdebatan setelah trailer dirilis. Banyak penonton menyoroti rambut panjang yang dikenakan aktor yang identik dengan kepala plontos tersebut.
Namun, Thomas menilai penilaian berdasarkan trailer berdurasi singkat tidak bisa menggambarkan keseluruhan pengalaman menonton film.
“Kekuatan dan semangat Maui berasal dari rambutnya. Maui tanpa rambut bukanlah Maui. Karena itu kami tahu Maui harus memiliki rambut,” katanya.
“Pengalamannya akan berbeda ketika hanya melihatnya di trailer berdurasi dua menit. Saat orang menonton keseluruhan film, mereka akan langsung berkata, ‘Itu Maui,’ dan setelah itu mereka tidak akan lagi memikirkannya,” ucapnya.

