JAKARTA – Setelah puluhan tahun dikenal sebagai bintang film laga dunia, Sylvester Stallone kini menjalani babak baru dalam hidupnya. Aktor legendaris pemeran Rocky dan Rambo itu memilih lebih banyak menghabiskan waktu untuk menekuni dunia seni yang telah menjadi kecintaannya sejak kecil.
Di usia 80 tahun, Stallone disebut mulai mengurangi aktivitas di dunia perfilman. Kini, ia lebih memusatkan perhatian pada kegiatan melukis dan menggambar di studio seni yang dibangun khusus di rumahnya.
Seorang sumber mengatakan kepada People bahwa seni kini menjadi bagian terbesar dalam kehidupan Stallone.
“Di usia 80 tahun, Stallone adalah sosok yang memusatkan perhatiannya pada dunia seni. Ia memiliki studio luar biasa yang dibangun di rumahnya, dan menggambar serta melukis kini menjadi hidupnya. Jika ada karakter yang akan ia perankan, ia selalu membuat sketsanya terlebih dahulu,” ujar sumber tersebut.
Melukis Menjadi Cinta Pertama sejak Usia 11 Tahun
Meski selama ini dikenal dengan citra pria tangguh di layar lebar, Stallone ternyata telah lama menggemari dunia seni rupa. Bahkan, melukis disebut sebagai cinta pertamanya.
Sumber yang sama mengungkapkan bahwa aktor tersebut telah melukis sejak berusia 11 tahun. Kecintaannya terhadap seni juga ditunjukkan melalui pameran retrospektif karya-karyanya yang digelar pada Januari lalu.
“Ia menggelar pameran retrospektif yang luar biasa pada Januari lalu dan melukis benar-benar merupakan cinta pertamanya. Itu adalah sesuatu yang telah ia lakukan sejak berusia 11 tahun,” katanya.
Saat ini, Stallone tinggal di sebuah kompleks hunian mewah di Palm Beach, Florida. Di sana, ia menjalani kehidupan yang lebih seimbang sambil tetap menikmati berbagai aktivitas yang disukainya.
Sumber lain kepada People mengatakan, “Ia masih bermain golf dan masih tetap berakting.”
Menyimpan Karya Seni Selama Enam Dekade
Pada Januari lalu, Stallone menggelar pameran seni pertamanya yang bertajuk Evolution di Art Palm Beach. Selama bertahun-tahun, ia sengaja memilih untuk menyimpan karya-karya seninya dari sorotan publik.
Dalam siaran pers penyelenggara saat itu dijelaskan, “Inilah yang menarik. Seseorang yang telah membangun salah satu merek pribadi paling dikenal di industri hiburan justru sengaja memisahkan praktik kreatifnya selama enam dekade dari dunia tersebut. Tidak ada merchandise, tidak ada lisensi, tidak ada strategi konten Instagram. Hanya karya yang dikerjakan secara pribadi selama enam puluh tahun.”
Jauh sebelum menggelar pameran tersebut, Stallone pernah mengungkapkan kecintaannya terhadap dunia seni dalam wawancara dengan Interview Magazine pada 2015.
“Saya sedang berpikir untuk membuka galeri seni. Kalau bisa, saya ingin tinggal di dalam museum. Dulu saya menghabiskan berjam-jam di Museum of Modern Art,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai koleksi karya seni yang dimilikinya, Stallone mengaku sangat mengagumi para seniman besar abad ke-19, khususnya aliran Romantisisme.
“Saya sangat menyukai para seniman akhir abad ke-19, terutama aliran Romantik. Menurut saya, sebagian besar seniman hebat sudah meninggal dunia. Saat ini tidak banyak lagi yang memiliki kemampuan menggambar seperti mereka.”
“Sebagian besar koleksi patung perunggu saya merupakan karya Barye. Saya juga memiliki karya Mene, Rodin dan baru membeli patung Heracles as The Archer karya Bourdelle yang sangat indah. Saya juga baru membeli karya Delvaux. Selain itu, saya juga menyukai seniman mapan seperti Botero dan Robert Graham,” kata Stallone, dikutip dari Female First, Rabu (8/7/2026).

