Putri DianaCincin tunangan Putri Diana yang ikonik ternyata pernah langgar tradisi kerajaan. (Foto: Female First)

JAKARTA – Princess Diana memiliki salah satu cincin tunangan paling ikonik di dunia. Namun di balik keindahannya, cincin tersebut ternyata pernah dianggap melanggar tradisi kerajaan Inggris.

Saat bertunangan dengan King Charles III pada usia 20 tahun, Diana memilih sendiri cincin tersebut dari katalog Garrard, bukan memesan desain khusus seperti kebiasaan keluarga kerajaan.

Cincin tersebut terdiri dari safir Ceylon oval 12 karat yang dikelilingi 14 berlian, dengan nilai lebih dari 37.000 dolar AS pada saat itu. Yang membuatnya berbeda, cincin ini tersedia untuk dibeli publik, bukan desain eksklusif kerajaan.

Selama pernikahannya, Diana hampir selalu mengenakan cincin tersebut, bahkan sesekali setelah perceraiannya pada 1996. Seiring waktu, cincin ini menjadi simbol gaya dan pengaruh Diana yang begitu kuat.

BACA JUGA:

Raja Charles III Siapkan Pidato Nasional untuk Peringatan 100 Tahun Kelahiran Ratu Elizabeth II

Sara Prentice, direktur kreatif Garrard, mengatakan, “Semua desain kami di Garrard berakar dari warisan kami dan kami terus menangkap keanggunan klasik cincin pertunangan Putri Diana dalam koleksi perhiasan 1735 kami.”

Meski dianggap tidak konvensional, desain cincin ini sebenarnya memiliki akar sejarah. Cincin tersebut terinspirasi dari bros safir yang diberikan kepada Queen Victoria oleh suaminya pada 1840, yang kemudian juga dikenakan oleh Queen Elizabeth II. Ratu Victoria bahkan mengenakan bros itu di hari pernikahannya sebagai “something blue”.

Warisan yang Terus Hidup di Generasi Berikutnya

Setelah Diana meninggal dunia pada 1997, cincin tersebut diwariskan kepada putra bungsunya, Prince Harry, yang kemudian memberikannya kepada kakaknya, Prince William.

Cincin itu akhirnya digunakan oleh William saat melamar Catherine, Princess of Wales pada 2010.

Dalam wawancara dengan ITV, William mengatakan,“Jelas (Diana) tidak akan ada di sini untuk berbagi kebahagiaan dan kegembiraan ini. Jadi, ini adalah caraku untuk tetap membuatnya dekat dengan semua ini.”

Sementara itu, Harry juga memasukkan elemen perhiasan milik Diana ke dalam cincin tunangan untuk istrinya, Meghan, Duchess of Sussex.

“Sangat penting bagi saya untuk mengetahui bahwa beliau menjadi bagian dari momen ini bersama kami. Ini sangat istimewa karena bisa memiliki sesuatu yang menghubungkan asal-usul Harry dan Botswana, yang penting bagi kami. Ini sempurna,” kata Meghan dalam wawancara dengan BBC, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Senin (20/4/2026).

BACA JUGA:

Sandra Bullock Resmi Gabung Instagram, Akui Masih Belajar dan Bukan Tipe Spontan

Sara Prentice juga menegaskan pengaruh besar Diana dalam dunia perhiasan. “Putri Diana adalah inspirasi saya untuk koleksi ini, bukan hanya karena cincin pertunangannya dari Garrard, tetapi juga karena gaya, keanggunan dan sikapnya. Diana adalah pelopor, dan Blaze adalah modern serta berani, seperti dirinya,” katanya.

Hingga kini, cincin tersebut terus menginspirasi desain perhiasan di seluruh dunia. Cincin safir pun menjadi semakin populer dan banyak diadopsi oleh berbagai selebritas sebagai simbol elegansi dan keunikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *