JAKARTA – Ardhito Pramono kembali menghadirkan karya baru bertajuk “Permainanmu”, sebuah lagu yang mengangkat kisah cinta penuh ketidakpastian dan permainan emosi. Lewat lagu ciptaan Rian Ekky Pradipta dengan lirik karya Melinda E ini, Ardhito menyuarakan fenomena one-sided love yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.
Di tengah maraknya fenomena situationship, mixed signals, hingga cinta bertepuk sebelah tangan, “Permainanmu” hadir sebagai representasi bagi mereka yang terus bertahan dalam hubungan yang perlahan menguras perasaan. Lagu ini mengisahkan seseorang yang akhirnya menyadari bahwa cinta tidak selalu bisa diperjuangkan seorang diri.
Lirik “Permainanmu” ditulis oleh penulis muda Melinda E yang terinspirasi dari buku karyanya berjudul Jelmaan Merpati. Melalui lirik yang emosional dan aransemen musik yang hangat, lagu ini mengajak pendengar berani menerima kenyataan, melepaskan ekspektasi dan melangkah menuju kehidupan yang lebih baik.
“Banyak orang yang tetap bertahan meski terus terluka karena berharap cintanya suatu hari akan terbalaskan. Padahal, cinta tidak bisa dipaksakan. Kalau memang cinta tidak harus dimiliki, justru di situlah letak keindahannya. Selalu ada pelajaran yang membentuk diri kita dan pada akhirnya kita bisa mensyukuri semua proses itu sebagai sebuah anugerah,” ujar Melinda E, dalam siaran pers yang diterima Celebdaily.id, Minggu (2/8/2026).
Bagi Ardhito Pramono, kekuatan utama “Permainanmu” terletak pada kejujuran lirik yang mampu menyampaikan emosi secara mendalam. Ia juga menilai lagu tersebut memiliki nuansa musik era 1980-an yang hangat dan penuh perasaan.
“Saat pertama kali mendengar lagu ini, saya langsung teringat dengan nuansa musik tahun 80-an yang sangat saya sukai. Proses pengerjaannya bersama Rian juga terasa sangat menyenangkan karena kami memiliki selera musik yang sama,” kata Ardhito.

Perpaduan Nuansa Nostalgia dan Cerita yang Relevan
Kolaborasi Ardhito Pramono dan Rian Ekky Pradipta menghadirkan perpaduan musik bernuansa nostalgia dengan cerita yang sangat relevan bagi generasi masa kini. Di balik warna musik klasiknya, “Permainanmu” membahas berbagai persoalan yang akrab dialami Gen Z, mulai dari hubungan tanpa kepastian, overthinking, hingga cinta bertepuk sebelah tangan yang sulit dilepaskan.
Lebih dari sekadar lagu patah hati, “Permainanmu” menjadi pengingat bahwa mencintai seseorang tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan dirinya sendiri. Lagu ini mengajak pendengar berani menerima kenyataan dan memilih melepaskan ketika sebuah hubungan tak lagi membawa kebahagiaan.
“Saya berharap lagu ini bisa menjadi teman bagi siapa pun yang sedang berada di fase tersebut. Kalau memang hubungan itu hanya terus menyakitkan, mungkin sudah waktunya untuk mengikhlaskan. Semoga ‘Permainanmu’ bisa menjadi anthem bagi mereka yang pernah atau sedang mengalami kisah seperti ini,” ucap Ardhito Pramono.
Melalui “Permainanmu”, Ardhito Pramono kembali menunjukkan kemampuannya menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Perpaduan musik yang hangat, lirik yang emosional, serta pesan yang relevan dengan dinamika cinta masa kini diharapkan dapat menjadi ruang bagi pendengar untuk merasa dipahami sekaligus menemukan keberanian bangkit dari hubungan yang tidak lagi membawa kebahagiaan.

